Catatan Ahmad Yunus Sukardi

Blog untuk menampung catatan cerita, mimpi, dan semua hal yang ingin Ahmad Yunus bagikan lewat tulisan.

Showing posts with label Tulisan di Media massa. Show all posts
Showing posts with label Tulisan di Media massa. Show all posts

Sunday, March 27, 2022

Ahmad Yunus, Edukasi Lingkungan dengan Taman Mini

March 27, 2022 0


Ahmad Yunus Sukardi adalah penulis dan blogger yang memiliki kepedulian pada lingkungan. Disela hobinya menulis dia juga punya aktivitas berkaitan lingkungan. Kebiasaan hidup dan pandangan terhadap alam diwujudkan dengan bersumbangsih pada lingkungan. Ia mendirikan taman kupu kupu tak jauh dari rumahnya. Taman sederhana di atas pekarangan itu ditanami aneka tumbuhan dan berbagai jenis bunga. Ditambah sedikit fasilitas bermain anak. Untuk menghias taman kecil itu ia memanfaatkan barang bekas.

Yunus memanfaatkannya taman tersebut untuk penangkaran kupu-kupu. Kupu-kupu selain hewan polinator atau membantu penyerbukan tanaman . "Kupu kupu juga memiliki fungsi bioindikator, yang bisa mengindikasikan tingkat pencemaran suatu lingkungan. Jika banyak ditemui kupu kupu warna hitam dan gelap, menandakan lingkungan itu banyak tercemar. Jika banyak kupu kupu yang berwarna putih atau warna terang, artinya lingkungan itu belum terlalu tercemar," jelasnya, lewat unggahan video di akun Instagram @ahmad_yunus_s,

Selain menjadi tempat berselfie ria,warga memanfaatkannya taman itu untuk edukasi. Taman Kupu Kupu Sukardi ini kerap menerima kunjungan siswa Paud, yang ingin belajar metamorfosis kupu kupu. Yunus biasanya menghadiahi tamu yang berkunjung dengan bibit tanaman.

Selain kupu kupu Yunus juga mengembangbiakan hewan yang bermanfaat untuk lingkungan, diantaranya lebah Klanceng juga berfungsi sebagai polinator penghasil madu.

Yunus juga mempelopori pendirian bank sampah, Gintung Mesra. Untuk mendorong masyarakat mengatasi persoalan sampah. Ia mendidik masyarakat untuk mengolah sampahnya dengan benar. Sekali kali Yunus menggelar pelatihan pengolahan sampah. Seperti praktek membuat ecobrick, untuk mengatasi sampah plastik sekali pakai.

Artikel ini merupakan bagian dari profil 10 Besar Pejuang Iklim Inspirasiku 2022. Sumber tulisan: https://inspirasiku.pejuangiklim.id/vote

Thursday, October 21, 2021

PENGALAMAN MEMBUAT EKOWISATA KUPU-KUPU DI KALA PANDEMI COVID-19

October 21, 2021 0
Kupu-kupu belerang baru keluar dari Kepompong instagram.com/tamankupu2sukardi


Kupu-kupu merupakan hewan yang memiliki warna sayap yang indah. Seperti serangga lainnya, kupu-kupu juga mengalami metamorfosis. Indonesia memiliki keragaman kupu-kupu yang berlimpah. Diperkirakan 17.500 spesies kupu-kupu di dunia, tidak kurang dari 1.600 spesies diantaranya terdapat di Indonesia. Hal ini menjadikan Indonesia negara kedua pemilik kupu-kupu terbanyak di dunia. 50 persennya adalah kupu-kupu endemik yang hanya ada di Indonesia, ini merupakan kekayaan biodiversitas yang patut disyukuri.

Di tempat saya tinggal, tepatnya di kampung Gintung Kulon Desa Gintung Kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang banyak dijumpai kupu-kupu, karena dekat dengan sungai cirarab yang merupakan habitat alami dari kupu-kupu. Kehidupan kupu-kupu sendiri berkaitan erat dengan lingkungan, jika lingkungan rusak akan membuat populasi kupu-kupu dan keragamannya berkurang. Keberadaan kupu-kupu terkait erat dengan tanaman inang (foodplant), yaitu tanaman tempat ulat kupu-kupu menetas dan makan. Perlu dicatat bahwa berkurangnya kupu-kupu akan berpengaruh juga dengan berkurangnya keanekaragaman hayati, karena kupu-kupu adalah hewan penyerbuk tanaman (polinator) yang menjaga ekologi lingkungan.

Untuk mengurangi penyusutan kupu-kupu, saya tergerak untuk membuat sebuah konservasi kupu-kupu yang kemudian dibuka menjadi ekowisata. Taman ini diberi nama Taman Kupu-kupu Sukardi. Fasilitas penangkaran yang tersedia adalah rumah kepompong dan tanaman bunga. Taman bunga memiliki lebih dari 50 spesies tanaman yang berfungsi sebagai tanaman inang dan tanaman nektar (bunga untuk makanan kupu-kupu dewasa).


Manfaat dari adanya fasilitas penangkaran ini dari sisi edukasi dapat digunakan sebagai tempat pengamatan dan penelitian untuk mengetahui lebih rinci mengenai daur hidup dan perikehidupan berbagai spesies kupu-kupu. Dari sisi konservasi, pengetahuan mengenai kupu-kupu ini sangat penting untuk menjaga keberlangsungan hidup kupu-kupu.


Penangkaran kupu-kupu ini dapat menjadi salah satu destinasi ekowisata di Desa Gintung Kec. Sukadiri Kabupaten Tangerang. Definisi Ekowisata Menurut The International Ecotourism Society Adalah Pariwisata Bertanggung Jawab yang dilakukan pada tempat-tempat alami, serta memberi kontribusi terhadap kelestarian alam dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.


Aktivitas wisatawan pada ekowisata lebih berfokus pada pengamatan dan pemahaman mengenai alam dan budaya peda daerah yang dikunjungi. Kegiatan yang dilakukan dengan mendukung aktivitas pelestarian alam. Di Taman Kupu-kupu Sukardi berupa pengamatan daur hidup kupu-kupu dimulai dari Telur, Ulat, Kempompong, sampai jadi kupu-kupu dewasa. Serta informasi tanaman yang ada di dalam kompleks taman mulai dari deskripsi tanaman, manfaat tanaman, klasifikasi ilmiah, dan syarat tumbuh. Dimana pengunjung dapat mengetahui informasi tersebut dengan menscan QRcode yang terpasang di tanaman.

Segmentasi pasar sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi sektor Pariwisata. Sasaran pasar dari Taman kupu-kupu Sukardi yang paling potensial adalah anak-anak PAUD dan Sekolah Dasar dengan pelajaran IPA dengan tematik metamorfisis kupu-kupu. Lembaga Pendidikan adalah segmentasi utama. Selain Dari Lembaga Pendidikan, keluarga yang memiliki anak kecil dan masyarakat umum lainnya juga masuk dalam segmentasi pasar yang disasar.

Selain fasilitas penangkaran seperti taman bunga dan rumah kepompong, untuk menambah daya tarik pengunjung, khususnya anak-anak, kami membuat playground atau lapangan bermain yang ramah untuk anak-anak. Tidak hanya ramah anak, tapi juga ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah ban bekas dan disulap jadi wahana bermain anak. Ini berdasarkan pemikiran Reuse yaitu konsep menggunakan barang berulang kali alias memperlama penggunaan produk sebelum didaur ulang atau berakhir di TPA.

Ban bekas dipilih sebagai material utama karena tersedia di sekitar kami. Sebagiannya didapat dengan meminta kepada bengkel dan sebagian lagi dengan cara membeli. Ban bekas, jika diolah dengan terampil oleh tangan-tangan yang ahli dalam seni rupa dapat menjadi wahana bermain menarik. Setidaknya ada empat wahana playground berupa permainan tradisional yaitu, lempar gelang, halang rintang, tempat duduk hewan, dan lapangan engklek.

Bicara soal pendanaan, pembangunan taman sampai playground tidak menggunakan dana hibah dari pemerintah. Dana yang digunakan murni dari kantong pribadi dan donasi dari masyarakat. Untuk mendukung pembangunan playground, kami membuka donasi online lewat situs kitabisa.com. Detail ceritanya dapat anda baca di Mewujudkan Ide Membangun Playground dari Ban Bekas


PARIWISATA ADALAH BONUS

Bagi kami pariwisata adalah bonus dari upaya konservasi yang akan dilakukan. Dari pandangan pariwisata sebagai bonus, maka kami perlu memikirkan arus pendapatan lain, selain daripada tiket agar konservasi tetap sustainable. Terlebih di kondisi pandemi covid 19 yang akses masyarakat sangat dibatasi termasuk kami yang sering sekali menutup taman untuk pengunjung. Sehingga pendapatan dari tiket masuk sangat minim.

Salah satu arus pendapatan adalah dengan menjual bibit tanaman. Pendanaan lain seperti pengumpulan donasi online juga memungkinkan untuk dilakukan. Memonetisasi situs taman kupu-kupu dengan iklan juga menjadi opsi alternatif sebagai sumber pendapatan. Intinya adalah jangan terfokus hanya pada satu pendapatan yaitu seperti tiket masuk pengunjung.

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam mengelola ekowisata di kala pandemi adalah mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh pemerintah, seperti protokol kesehatan dan pembatasan jumlah pengunjung dari total kapasitas yang dapat ditampung. Sebagai pengelola harus dapat fleksibel mengikuti kebijakan yang sering berubah-ubah sesuai dengan situasi dan kondisi terkini sampai pandemi berakhir dan wisata dibuka bebas.

Demikianlah pengalaman yang dapat saya bagikan kepada Pembaca sekalian.


Tulisan pertama kali terbit di berandainspirasi.id

Saturday, August 15, 2020

Belajar Metamorfosis kupu-kupu di taman kupu-kupu Sukardi

August 15, 2020 0


Siapa sih yang tidak suka sama kupu-kupu? Sayapnya membuat banyak orang tertarik untuk memperhatikan kupu-kupu. Sayangnya Makhluk Cantik ini keberadaannya semakin sulit dilihat di alam sekitar kita, selain kecepatan kepakan sayapnya yang sulit untuk dijepret.

Kalau di alam Kupu-kupu makin susah untuk ditemukan, bagaimana kalau melihatnya langsung di penangkaran? Yup betul penangkaran kupu-kupu! Bulan Agustus 2020 ini ada penangkaran kupu-kupu yang baru dibuka untuk umum. Namanya Taman kupu-kupu Sukardi. Lokasi taman kupu-kupu ini ada di Desa Gintung Kecamatan Sukadiri Kabupaten Tangerang.

Lokasinya persis di pinggir Jalan Raya Mauk. Untuk sampai ke lokasi taman kupu-kupu ini bisa ditempuh menggunakan sepeda motor atau kendaraan umum angkot merah putih trayek Kronjo - Pasar Baru Tangerang.

Bangunan penangkaran kupu-kupu terdiri dari dua bangunan utama, yaitu ruang Kepompong Dan taman penangkaran, kedua ruangan ini dihubungkan dengan lorong. Pada ruang Kepompong kita bisa melihat ulat dan kepompong kupu-kupu yang disimpan pada toples, selain itu di ruangan ini juga terdapat panel informasi mengenai kupu-kupu. Bangunan kedua adalah taman penangkaran tempat kupu-kupu terbang bebas dan hinggap di tanaman bunga, ada puluhan jenis tanaman yang tumbuh di taman ini, bagian belakang berisi pohon-pohon inang kupu-kupu, bagian belakang ini kita bisa melihat kupu-kupu bertelur dan ulat.

Kegiatan yang bisa kita lakukan di taman kupu-kupu tentu saja adalah belajar tentang siklus hidup kupu-kupu yang mengalami metamorfosis sempurna. Selain itu pengelola Taman juga menyarankan beberapa aplikasi untuk mengidentifikasi jenis tanaman dan kupu-kupu. Buat kamu yang mau menjadi peneliti dadakan, kamu bisa cari tahu nama  tanaman dan kupu-kupu lewat aplikasi tersebut. Kegiatan seperti ini bisa sarana untuk berbagi pengetahuan kepada anak-anak tentang nama-nama tanaman dan kupu-kupu yang bisa saja kita sebagai orang dewasa belum mengetahui nama-namanya.

Kupu-kupu merupakan serangga berdarah dingin, aktivitasnya terbatas dan takut pada sengatan panas. Aktivitas kupu-kupu lebih banyak dilakukan pada pagi dan sore hari saat langit teduh. Jadi buat kamu yang ingin mampir ke taman kupu-kupu ini sebaiknya datanglah pada pagi atau sore hari. Pada pagi hari, jika beruntung kita bisa menyaksikan kupu-kupu yang keluar dari kepompong.

Oh ya Taman kupu-kupu ini hanya menyediakan fasilitas parkir kendaraan roda dua seperti sepeda motor dan sepeda gowes. Jadi yang mau dengan membawa kendaraan sendiri sebaiknya menggunakan sepeda motor atau sepeda gowes, tapi kalau tidak pakai kendaraan sendiri masih bisa ditempuh menggunakan angkot.

tulisan pertama terbit di GoTravelly

Friday, January 17, 2020

Mengenal Staycation, Konsep liburan yang diminati kaum milenial.

January 17, 2020 0

Ahmad Yunus Sukardi

Apakah anda pernah mendengar Staycation? Istilah ini cukup baru memang dan masih asing ditelinga sebagian besar orang Indonesia.

Staycation berasal dari dua suku kata dalam bahasa Inggris. Kata pertama adalah stay (tinggal) dan kata kedua adalah vacation(liburan). Kedunya dijadikan satu kata dan membuat sebuah arti baru, kurang lebih liburan yang dilakukan di rumah atau di dekat rumah.

Istilah staycation sendiri muncul pada tahun 1944. Menurut situs merriam-webster mengungkapkan jika kata Ini pertama kali muncul pada iklan satu halaman untuk salah satu merek minuman yang dipublikasi Cincinnati Enquirer tanggal 18 Juli 1994 yang berbunyi 

“ Take a Stay-cation instead of a va-cation, this year.”

Aktivitas staycation pertama kali dilakukan di Amerika Serikat saat krisis tahun 2003, mereka ingin tetap liburan dan berpetualang tapi tidak keluar banyak budget. Akhirnya konsep stay atau tinggal di sebuah tempat menjadi panutan mereka.

Istilah staycation kemudian menjadi populer pada tahun 2008 di Amerika Serikat, ketika liburan musim panas pada tahun itu dibuka oleh naiknya harga bensin di Amerika Serikat yang membuat banyak orang Harus berpikir dua kali untuk berlibur jarak jauh atau ke luar negeri. Sementara di Inggris, staycation mulai populer pada tahun 2009. Saat itu nilai tukar Poundsterling melemah dan banyak warga Inggris yang membatalkan rencana liburan internasional mereka dan memilih berlibur jarak dekat.

Konsep staycation makin kesini makin berkembang. Jika dulu berdiam diri dalam waktu liburan baik di rumah maupun hotel dalam konteks liburan, sekarang sudah tidak sekaku itu.

Dalam Cambridge Dictionary, staycation diartikan sebagai liburan yang dilakukan di rumah atau masih dekat dengan rumah, dibandingkan dengan liburan ke tempat yang jauh.  Liburan ini tidak harus menetap dalam rumah, tetapi juga termasuk berjalan-jalan di sekitar area tempat tinggal.

Pergi ke museum lokal, menonton konser, bersepeda, bermain di taman kota, mencoba makanan di restoran atau cafe yang belum pernah dikunjungi, berlibur ke pantai terdekat, menginap di hotel terdekat, atau mengunjungi destinasi wisata yang ada di dalam kota sudah dapat disebut sebagai kegiatan Staycation.

Ada alasan kenapa staycation diminati oleh generasi milenial. Dikutip dari situs Super Adventure, setidaknya ada lima alasan. Alasan pertama adalah kasur empuk, kalau menginap di hotel tentu kenyamanan pertama yang bisa dinilai adalah dari kualitas kasurnya, kasur yang empuk dan kamar yang dingin serta nyaman akan membuat malas untuk keluar. Kedua hemat budget liburan, tidak semua orang memiliki keleluasaan finansial untuk berlibur ke berbagai tempat. Alasan ketiga update media sosial mudah, kalau pergi ke tempat-tempat yang terbesar tentu salah satu kendalanya adalah susah sinyal. Alasan keempat fasilitas hotel memadai, kamar hotel yang nyaman, sarapan di hotel yang mewah dan bisa berenang di kolam hotel menjadi salah satu alasan mengapa sekarang staycation berkembang. Alasan kelima menikmati suasana baru, banyak orang yang tidak ingin keluar kamar atau karena ingin menikmati suasana baru yang ada di hotel tersebut.

Selain jauh lebih hemat. konsep liburan staycation ini ternyata disebut lebih efektif dalam meredakan stress. Staycation bisa dilakukan oleh mereka yang ingin melepas penat kerja tapi memiliki waktu liburan terbatas. 

Selain untuk menghilangkan stres, staycation juga memiliki berbagai banyak manfaat. Dikutip dari situs gotravelly.com, manfaat staycation antara lain: bisa mengeksplor kota sendiri; lebih murah; tidak perlu jauh-jauh; tidak pusing menyusun rencana liburan; bisa bertemu teman-teman dekat; bisa refreshing tanpa khawatir jatah cuti yang terbatas; tanpa banyak membawa beban packing liburan; dapat merefresh pikiran; mempererat hubungan keluarga, teman, sahabat atau pasangan; dan bisa bertemu orang baru serta menambah relasi.

Trik untuk menikmati staycation seperti yang dikutip dari Forbes adalah melakukan hal yang menyimpang dari rutinitas harian yang benar-benar liburan, seperti tidak mencuci baju atau mengerjakan pekerjaan rumah lainnya, juga pekerjaan kantor tentunya.

Buat kamu yang waktu liburannya terbatas atau budgetnya terbatas, maka staycation adalah alternatif liburan yang bisa kamu lakukan.


Monday, December 30, 2019

Pertama kali mencoba Staycation di Persawahan

December 30, 2019 0


“Foto liburan bagus, itu di mana?”

Seorang kawan bertanya pada saya saat melihat foto-foto liburan yang saya unggah di status whatsapp. Liburan gak ke mana-mana kok. Asli, Liburan Nataru 2019 ini, saya hanya melakukan Staycation saja.

Staycation berasal dari dua suku kata dalam bahasa Inggris. Kata pertama adalah stay (tinggal) dan kata kedua adalah vacation (liburan). Kedunya dijadikan satu kata dan membuat sebuah arti baru, kurang lebih liburan yang dilakukan di rumah atau di dekat rumah.

Istilah staycation kemudian menjadi populer pada tahun 2008 di Amerika Serikat, ketika liburan musim panas pada tahun itu dibuka oleh naiknya harga bensin di Amerika Serikat yang membuat banyak orang Harus berpikir dua kali untuk berlibur jarak jauh atau ke luar negeri. Sementara di Inggris, staycation mulai populer pada tahun 2009. Saat itu nilai tukar Poundsterling melemah dan banyak warga Inggris yang membatalkan rencana liburan internasional mereka dan memilih berlibur jarak dekat.

Konsep staycation sendiri adalah liburan ke tempat-tempat yang ada di dekat rumah atau di dalam kota ketimbang melakukan perjalanan ke luar kota atau ke luar negeri. Pergi ke museum lokal, menonton konser, bersepeda, bermain di taman kota, mencoba makanan di restoran atau cafe yang belum pernah dikunjungi, berlibur ke pantai terdekat, menginap di hotel terdekat, atau mengunjungi destinasi wisata yang ada di dalam kota sudah dapat disebut sebagai kegiatan Staycation.

Alasan saya melakukan staycation adalah karena waktu liburan yang saya miliki terbatas. Saya tidak bisa menghabiskan waktu keluar kota karena ada beberapapekerjaan yang belum kelar. Selain tentunya menghemat budget.

Lokasi Staycation yang saya pilih tidak jauh dari rumah. Tepatnya rice field Side alias Sisi persawahan di perbatasan desa tempat saya tinggal. Saya memilih persawahan yang baru ditanan. Pemandangan hijaunya memberikan pandangan yang eksotis, nyaman dan memberikan ketenangan.

Aktivitas yang saya bersama sepupun-sepupu lakukan adalah tracking di pematang sawah. Menyusuri aliran irigasi kecil di tengah sawah. Track ini nyaman dan bisa dilalui bahkan oleh anak-anak kecil.

Kami menyudahi tracking ini di lahan pinggir sawah yang bisa kami gelar tikar di atasnya. Di atas lahan Inilah Kami menikmati makanan kesukaan. Kami membawa bekal dari rumah. Kami menciptakan momen quality time dengan makan bersama di tepi sawah.

Di lahan yang ada pohon kelapanya itu kami juga memasang hammock. Berleha-leha sambil tiduran di atas hammock membuat kami nyaman. Selain desiran angin yang membuat suasana begitu santai Ketenangan dan rileks juga membuat otak kami fresh lagi.

Itu adalah cerita dan cara kami melakukan staycation. Pilihan alternatif liburan yang tidak jauh dari rumah dan murah.

---
Tulisan pertama kali terbit di Gotravelly.com

Thursday, October 27, 2016

Menanti peran lebih Operator Telekomunikasi dalam memajukan UMKM

October 27, 2016 0

Dari tahun ke tahun jumlah pengguna internet di dunia terus meningkat. Hal ini disebabkan karena pertumbuhan teknologi informasi dan komunikasi yang sangat pesat. Dan tentunya didukung oleh Operator Telekomunikasi dengan menyediakan layanan paket data.

Meningkatnya penggunaan internet menyebabkan berubahnya berubahnya pola tingkah laku manusia dalam pencarian informasi. Mesin pencari seperti google, yahoo search, dan sejenisnya telah menjadi tumpuan orang dalam mencari informasi, termasuk informasi tentang suatu produk. Makanya tak heran jika perusahaan-perusahaan besar menggelontorkan dananya untuk promosi di internet. Menurut Harris Thayeb, seperti yang dikutip majalah Marketers, adalah peningkatan drastis dalam iklan di dunia digital. Dari tahun 2009 ke 2010 terjadi peningkatan belanja iklan di media ini sebesar 100 persen, meski jumlahnya kecil hanya dua persen dari iklan nasional.

Bukan tidak mungkin tahun ini akan mengalami kenaikan. Terlebih generasi muda kita sudah internet maniac, bahkan seorang pakar bernama Mac Prensky menyebut generasi muda sekarang sebagai digital native. Maka jangan heran jika tahun ke tahun akan banyak pelaku usaha besar yang memasarkan brand-nya lewat internet.

Sayangnya, fenomena di atas belum dimanfaatkans ecara optimal oleh pelaku UMKM. UMKM seperti yang dijabarkan oleh Musa Hubeis dalam Prospek Usaha Kecil Dalam Wadah Inkubator Bisnis memiliki kekurangan-kekurangan. Kekurangan-kekurangan itu antara lain adalah: sumber daya manusia lemah dalam kewirausahaan dan manejerial, keterbatasan keuangan dan pemasaran, ketidakmampuan aspek pasar, keterbatasan pengetahuan produksi dan teknologi, prasarana, dan sarana, ketidakmampuan menguasai informasi, dan tidak teroganisasi dalam jaringan dan kerjasama.

Menanti dukungan
Kekurangan-kekurangan UMKM di atas menyebabkan UMKM sulit untuk berkembang apalagi bersaing dengan perusahaan besar. Karenanya UMKM membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk tumbuh dan menjadi besar. Salah satu dukungan yang diharapkan adalah dukungan dari Operator Telekomunikasi.

Operator telekomunikasi dapat mendukung UMKM dengan menyediakan layanan Solusi Bisnis IT dengan biaya terjangkau.  Layanan ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM agar dapat mendayagunakan seluruh Potensinya untuk berbisnis dan berinteraksi secara online dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya Internet  sehingga dapat meningkatkan daya saing UMKM Indonesia tidak hanya di dalam negeri tapi juga di kancah Global, ingat internet adalah dunia tanpa batas geografis dan tidak pernah tidur. Setidaknya ada dua masukan yang ingin saya usulkan:

Pertama adalah dengan menyediakan kartu khusus bagi pelaku UMKM. Kartu ini adalah untuk mengakses internet. Tentunya dengan layanan paket data yang terjangkau oleh pelaku UMKM.

Kedua adalah Membuat layanan portal. Portal ini sebagai sarana untuk melakukan pemasaran bersama, baik sesama pelaku UMKM, maupun dengan pelanggan. Disamping itu juga untuk membuka peluang marketing komunikasi terintegrasi, sehingga dapa memperluas aksesibilitas dan pemasaran yang merupakan tempat bertemunya penjual  (seller) dan pembeli (buyer) di internet.

Portal ini sebaiknya memiliki layanan Penyediaan Platform  Directory dan Inventory Service bagi UMKM sehingga Profil dan Produk UMKM dapat Listing secara online melalui Internet. Dan layanan Penyediaan Platform Portal Web atau Toko online, yang memungkinkan UMKM memiliki Website sendiri dengan menggunakan subdomain dari portal yang telah disediakan dan menampilkan produk-produknya. Untuk menggunakan portal ini, operator telekumunikasi dapat saja menggunakan nomor kartu khusus sebagai passwordnya.

Bentuk dukungan operator seluler ini juga dapat dijadikan program CSR. Bentuk kepedulian operator telekomunikasi ini dengan melakukan pelatihan-pelatihan kepada para pelaku umkm untuk melakukan internet marketing. Sehingga kedepan akan banyak pelaku umkm yang produknya dapat go internasional berkat internet.

Ahmad Yunus, Penulis Tinggal di Tangerang
===
Catatan Penulis: tulisan ini dimuat di koran satelit news 10 Juli 2013

Semangat untuk Belajar Sepanjang Hayat

October 27, 2016 0

Pengetahuan adalah kekuatan. Begitulah Alvin Toffler, seorang futurolog, pernah berujar. Karena pengetahuan mampu mengubah dunia lewat kreasi akal manusia. Menjadi modal yang sangat penting bagi kemajuan suatu bangsa, bahkan dengan sumber daya alam terbatas sekalipun. Negeri Singa tetangga kita adalah contohnya. Saking pentingnya pengetahuan, sampai-sampai pendiri bangsa memasukkan kata mencerdaskan kehidupan berbangsa kedalam pembukaan konstitusi kita.

Hal itulah yang kini saya coba pahami dengan baik. Setelah bertemu dengan berbagai orang dengan latar belakang yang berbeda-beda. Salah satunya adalah teman-teman saya yang kebetulan menjadi pelaku umkm di utara Tangerang. Mereka cenderung lebih tradisional dalam menjalankan usahanya. Belum mengenal manajemen modern dalam menjalankan usahanya. Itu semua karena terbatasanya pengetahuan yang mereka miliki. Padahal, jika mereka belajar banyak dan mampu menerapkan manajemen dengan baik, bukan tidak mungkin usaha mereka yang potensial itu akan melejit dan berkembang.

Mereka mengalami kemiskinan informasi. Yang dimaksud dengan kemiskinan informasi adalah tidak terpenuhinya kebutuhan informasi seseorang tentang sesuatu hal karena tidak adanya akses terhadap informasi tersebut. Di sini orang itu menyadari bahwa ia membutuhkan informasi tetapi tidak tahu harus berbuat apa. Sayangnya, tidak terpenuhinya kebutuhan akan informasi tertentu tersebut, tidak disadari dampak buruknya pada kehidupan sehari-hari.

Tentu hal itu harus diatasi. Karena sulit untuk membayangkan pelaku umkm di negeri ini yang terbatas pengetahuan dan teknologinya akan menang jika berhadapan dengan pelaku usaha dari negeri lain yang lebih maju pengetahuan dan teknologinya, meski kita memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa.

Mereka adalah pihak yang belum terjangkau dengan baik oleh pendidikan kita karena kesalahan paradigma. Paradigama yang berkembang di masyarakat kita bahwa pendidikan itu hanya ada di bangku-bangku sekolah dan perguruan tinggi. Dan dengan  tegas mengatakan bahwa diluar demarkasi sekolah dan perguruan tinggi, maka itu bukanlah pendidikan. Itu hasur diubah, bahkan kalau perlu di rombak total. Toh pemerintah juga memiliki paradigma lain dalam memandang pendidikan sebagai proses belajar sepanjang hayat.

Pendidikan modern menyebutnya dengan pembelajaran sepanjang hayat (Life Long Learning). Dalam rencana strategis Kementrian Pendidikan Nasional 2010-2014 disebutkan bahwa Paradigma pembelajaran sepanjang hayat berarti bahwa pembelajaran merupakan proses yang berlangsung seumur hidup, yaitu pembelajaran sejak lahir hingga akhir hayat yang diselenggarakan secara terbuka dan multimakna. Pembelajaran sepanjang hayat berlangsung secara terbuka melalui jalur formal, nonformal, dan informal yang dapat diakses oleh peserta didik setiap saat tidak dibatasi oleh usia, tempat, dan waktu. Dengan paradigma ini baik peserta didik maupun pendidik menjadi subyek pembelajar yang mandiri, bertanggung jawab, kreatif, inovatif, dan berkewirausahaan. Paradigma ini memperlakukan, memfasilitasi, dan mendorong peserta didik menjadi subyek pembelajar mandiri yang bertanggung jawab, kreatif, inovatif, dan berkewirausahaan.

Sebenarnya, teman-teman saya juga sudah melakukan proses pembelajaran tenpa mereka sadari. Pembelajaran dengan mekanisme yang sangat sederhana, bertanya kepada orang lain. Hanya saja, orang yang mereka temui dibidang usaha mereka masih terbatas karena koneksi yang tidak luas. Sehingga informasi yang didapat pun terbatas.

Saya mengajak teman-teman itu untuk mengadakan sebuah forum diskusi. Karena saya yakin di forum tersebut akan terjadi berbagi dan transfer pengetahuan. Bagi saya ilmu itu harus disebarkan agar bermanfaat. Alhamdulillah itu terjadi, bahkan terjadi koneksi yang lebih luas antar pelaku umkm itu, serta dapat memetakan potensi dan jenis usaha dari pelaku umkm yang nantinya menjadi bahan pembuatan direktori.

Hasil forum sederhana itu semakin menyadarkan saya bahwa pengetahuan untuk memajukan usaha itu sangat penting. Mereka selama ini mengeluh karena terbatasnya pengetahuan yang mereka miliki sehingga usahanya belum bisa berkembang dengan baik. Bahkan, mereka mengusulkan pertemuan-pertemuan lanjutan tiap dua bulan sekali yang berisi pelatihan teknis. Dan itu bukan masalah serius, toh ada berbagai lembaga baik pemerintah maupun swasta yang bisa dijadikan patner untuk menjadi pembicara. Apalagi semangat bereka untuk terus belajar agar menjadi lebih baik sungguh tinggi.

Ah, setidaknya saya sudah berusaha menyebarkan semangat belajar sepanjang hayat. Menjadikan alam terkembang sebagai guru. Karena pengetahuan adalah kekuatan!

Ahmad Yunus,
Wirausaha dan konsultan Teknologi Informasi dan Komunikasi bagi UMKM  
===
Catatan tulisan ini dimuat di koran Satelit News 15 Maret 2012

Inkubasi kepemimpinan muda lewat ekstrakurikuler Ahmad Yunus,

October 27, 2016 0
Inkubasi kepemimpinan muda lewat ekstrakurikuler
Ahmad Yunus,


Ada masalah sangat serius yang kita hadapi saat ini. Di tengah krisis multidimensi dan rendahnya kepercayaan publik pada penyelenggara Negara, kita malah mengalami kelangkaan akan pemimpin-pemimpin yang kredibel. Tentu kita sudah bosan denagn pra pemimpin kita saat ini yang banyak kasusnya, dan itu bisa kita saksikan setiap hari di layar kaca. Kelangkaan akan kepemimpinan ini, bisa membawa bangsa kita ke jurang kehancuran.

Mau tidak mau kita harus tetap bertahan melewati masa serba sulit ini sambil membina jiwa-jiwa kepemimpinan di generasi muda. Ibarat pepatah yang mengatakan bahwa kita memakan hasil dari benih yang ditanam oleh orang terdahulu dan orang dimasa datang yang akan memakan benih yang kita tanam hari ini.

Tidak perlu jauh-jauh mencari bibit-bibit muda, mereka yang saat ini masih duduk di bangku sekolah adalah bibit-bibit itu. Di masa datang, merekalah yang akan menjadi pemimpin menggantikan generasi yang saat ini memimpin negeri.

Kepemimpinan tak bisa lahir sendiri, tapi harus menempuh proses. Upaya untuk mencetak orang-orang besar yang punya jiwa kepemimpinan bisa dimulai dari langkah-langkah kecil. Salah satunya adalah pemaksimalan kegiatan ekstrakurikuler.

Sekolah selain kegiatan KBM, juga ada kegiatan ekstrakurikuler seperti Rohis, Pramuka, PMR,  dan lainnya. Namun, kegiatan ekstrakurikuler masih sepi peminat. Kebanyakan pelajar lebih cenderung fokus pada akademik yang bersifat kognitif, begitu  juga dengan kebanyakan guru yang memandang prestasi akademik sebagai segalanya. Padahal tujuan pendidikan kita seperti yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor : 20 Tahun 2003 Bab II Pasal 3 yaitu : “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.
Ranah kognitif hanya dua dari delapan tujuan pendidikan nasional. Sedangkan, lima diantaranya adalah karater, yaitu beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Karakter inilah yang harus dimiliki untuk menjadi seorang pemimpin.

Kegiatan ekstrakurikuler mampu berperan cukup besar bagi penumbuhan lima karakter di atas. Dengan berorganisasi pelajar berlajar untuk manjadi dirinya dan berlajar hidup di lingkungannya, dimana karakter-karakter penting dipraktekkan secara langsung, bukan lagi di sampaikan secara teoritis di kelas.

Dinamika yang terjadi di dalam organisasi juga akan berperan signifikan dalam mengasah karakter kepemimpinan. Di mana, pelajar dituntut untuk kreatif dalam mencari jalan keluar bagi permasalahan yang dihadapi dalam organisasinya.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kualitas pembinaan di kegiatan ekstrakurikuler. Materi harus lebih berbobot dan bervisi masa depan serta berpikiran global. Karena persaingan  bukan lagi antar-negara melainkan antar-kota, bahkan antar-pribadi berbeda bangsa. Kemajuan teknologi dan transportasi memaksa kita menyesuaikan diri tanpa terkucuali sama sekali. Siapa yang lambat akan tertinggal, dan siapa yang tak mampu berinovasi akan mati.
Kita sudah sampai pada globalisasi di mana persaingan semakin ketat, karena anak muda saat ini kompetitornya sedunia. Bukan lagi tetangga sebelah. Kita harus tunjukan kopetensi bangsa kita kepada dunia.

Masalahnya, ternyata masih ada sekolah dan guru yang kurang perhatian, bahkan sinis pada aktivis organisasi ekstrakurikuler. Serta masih ada keluhan dari orang tua, bahwa anaknya yang ikut organisasi seperti di anak tirikan oleh beberapa guru. Masalah ini harus segera diatasi, bagaimanpun tujuan pendidikan kita tidak hanya terpaku pada ranah kognitif saja, tapi jauh lebih luas dari itu.

Aktif di kegiatan ekstrakurikuler mampu menginkubasi pelajar untuk menjadi seorang pemimpin. Maka, kegiatan ekstrakurikuler harus mendapat sokongan dengan baik oleh berbagai pihak, baik para guru maupun orang tua serta lingkungan luarnya.

Selain itu, perlu juga diberikan reward bagi mereka yang aktif di ekstrakurikuler. Terlebih buku raport saat ini juga menampung prestasi non akademis seperti kegiatan  ekstrakurikuler.

Akhirnya saya mengutip puisi Jendral Douglas Mac Arthur, komandan perang AS pada waktu perang dunia II, yang sangat paham akan pentingnya menumbuhkan jiwa kepemimpinan pada anak,
Tuhanku/ aku mohon, janganlah pimpin putraku di jalan yang mudah dan lunak/ namun, tuntunlah dia di jalan yang penuh hambatan dan godaan, kesulitan dan tantangan/ biarkan putraku belajar untuk tetap berdiri di tengah badai dan senatiasabelajar/ untuk mengasihi mereka yng tidak berdaya.
Ajarilah dia berhati tulus dan bercita-cita tinggi/ sanggup memimpin dirinyasendiri/ sebelum mempunyai kesempatan untuk memimpin orang lain…

===
Catatan Ahmad Yunus. Tulisan pernah dimuat di koran Satelit News 16 Agustus 2011

Pentingnya kurikulum pendidikan kebencanaan

October 27, 2016 0





Indonesia secara geografis terletak dalam zona yang rawan dan berpotensi bencana. Negara kita terletak dalam zona cincin api Pasifik (Pacific Ring of fire) di dunia yang artinya rawan gempa bumi, gunung meletus, dan tsunami. Selain itu ada juga bencana seperti banjir, longsor. Ini mengindikasikan kalau kita butuh pengetahuan lebih tentang potensi bencana dan cara hidup yang bisa meminimalkan dampak kerusakan dari bencana yang mengancam.

Kegiatan pengurangan resiko bencana sebagaimana diamanatkan oleh undang-undang nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana harus terintegrasi ke dalam program pembangunan termasuk ke sektor pendidikan. Ditegaskan pula dalam undang-undang tersebut bahwa pendidikan menjadi salah satu faktor penentu dalam kegiatan pengurangan risiko bencana.

Ketua umum himpunan pengembangan kurikulum Indonesia, Hamid Hasan mengatakan, salah satu upaya penanggulangan bencana yang penting adalah pendidikan kebencanaan sejak dini. Menurut dia, masyarakat harus disadarkan bahwa mereka hidup di lingkungan alam yang rawan bencana alam seperti gempa, letusan gunung api, tsunami, dan tanah longsor.

Akan tetapi pendidikan kebencanaan ini belum masuk ke dalam kurikulum pendidikan kita. Pengalaman penulis sendiri saat menjadi siswa sekolah cuma mengikuti 1 kali pendidikan kebencanaan yaitu sosialisasi dan pemahaman bencana gempa bumi dan tsunami di Provinsi Banten dan Lampung pada tahun 2005. Itupun sebagai utusan sekolah yang terdiri dari 2 orang dan yang mengadakan adalah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bukan kementerian pendidikan nasional atau Badan Nasional penanggulangan bencana.

Pada acara tersebut perumusan bencana tidak dimasukkan ke dalam kurikulum inti pengajaran, pengajaran geografi khususnya, tetapi menjadi materi pengayaan. Jadi lebih dititikberatkan pada usaha kreatif guru untuk memasukkan materi tentang bencana pada materi pelajaran di kelas. Sudah saatnya metode tersebut diubah. Pendidikan kebencanaan akan lebih baik apabila dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan kita, bukan lagi dijadikan materi pengayaan. Mengingat bencana begitu akrab Mengapa kehidupan kita.

Sebagai contoh pendidikan kebencanaan sudah dilakukan oleh masyarakat lokal misalnya di Kepulauan Simeuleu Sumatera Utara. Para tetua di Simeuleu mewariskan petuah agar waspada dengan kegentingan lingkungan. Petuah itu abadi dan diwariskan dari generasi ke generasi. Hampir semua warga, mulai dari anak SD hingga tertua di pulau itu tahu persis bahwa jika terjadi gempa, mereka menunggu lebih dulu untuk melihat air surut dan setelah itu memutuskan lari ke gunung untuk menghindar dari smong (dalam bahasa Simeulue berarti tsunami).

Kenapa pendidikan yang lebih modern tidak mau mencontoh kearifan lokal seperti itu? Sudah waktunya pendidikan kebencanaan masuk dalam kurikulum. Sekolah-sekolah Indonesia sudah Seharusnya juga mengajari anak-anak didik untuk hidup harmonis bersama alam. Dengan pengetahuan lingkungan yang kuat, anak-anak Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan potensi alam untuk kesejahteraan serta menjaga alam sebaik-baiknya guna mencegah terjadinya bencana atau kerugian yang lebih besar dari fenomena alam.

Ahmad Yunus.

catatan penulis, tulisan ini dimuat di koran Seputar Indonesia 9 November  2009.

Wednesday, October 26, 2016

Bukan sekedar Ngenet

October 26, 2016 0

Internet, hmm kata yang yang satu ini pasti tidak asing lagi ditelinga bukan? Rasanya Hari gini semua penghuni kolong langit ini sudah pada tau internet. Perkembangan teknologi yang semakin cepat membuat akses ke internet semakin mudah, bahkan kini internet bisa dilipet dan dimasukan ke kantong-kantong pakaian kita.

Nah, dengan akses yang mudah, hampir semua orang kini selalu conect dengan internet, tapi tidak semua orang menjadi produktif loh dengan adanya koneksi internet, masih mending buat nyari informasi cos ada juga yang cuma kecanduan dengan game online, atau lebih parah lagi: kecanduan pornografi di intenet. Inalilillah.

Biar internet kamu tidak sekedar buang waktu ada baiknya kita buat produktif yuk waktu berinternet kita. Nah tips berikut bisa digunakan.
  • Ajang ekspresi diri

Salah satu kemuduhan internet adalah menyediakan ruang untuk eksoresi diri, mulai dari blog sampai youtube. Nah, buat kamu-kamu yang punya potensi menulis atau seni bisa nih melahirkan karya dan dimuat di blog atau youtube. Kan tak perlu repot-repot dan takut ditolak oleh media.

Banyak kasus juga orang terkenal yang lahir dari dunia maya dan menyalurkan bakatnya lewat internet. Raditya Dika dengan blognya, atau Justin Bieber yang populer lewat youtube sebelum bakatnya dicium oleh produser terkenal.

Mau kan seperti orang-orang di atas, makanya kalau kamu punya bakat dan bisa melahirkan karya, ayo jadikan internet sebagai ajang ekpresi diri. Tidak bakal ada yang menolak karyamu loh, dan tentunya kamu bisa dapat feedback yang berguna buat memperbaiki karyamu dari pengunjung internet lainnya.
  • Silaturahmi dan koneksi

Salah satu fitur internet yang paling banyak digunakan adalah situs jejaring sosial, dengan situs jejaring sosial ini kita bisa bersilaturahmi dengan teman-teman kita dan orang-orang lain di belahan bumi lainnya. Adanya internet memangkas batas geografis yang secara fisik membatasi kita. Kini kita bisa bersilaturahmi dengan teman masa kecil yang ada di Malaysia, bahkan kita bisa bersilaturahmi dan menjalin koneksi dengan orang-orang terkenal yang di dunia nyata sangat sulit untuk kita temui.
Saya pun memanfaatkan facebook buat mencari link dan koneksi ke orang-orang hebat loh, biar kita bisa belajar dan berkomunikasi lebih dekat dengan mereka yang hebat-hebat itu.
Nah, manfaatkan internet untuk bersilaturahmi dan membuat koneksi.
  • Bisnis

Buat kamu yag punya bisnis, maka manfaatkan internet untuk media promosi bisnis kamu. Kamu bisa menggunakan blog sampai facebook loh. Dengan internet kamu bahkan bisa bersaing dengan perusahaan-perusahaan besar. Pokoknya internet menyediakan peluang bisinis yang banyak.

Nah begitu dulu deh. Ayo kita lebih produktif dengan bantuan internet.

Ahmad Yunus
==
Catatan Penulis: dimuat di Majalah Sabili Edisi 16 Th XVII 7 April 2011

Saturday, March 26, 2016

Belajar ketahanan pangan dari kearifan lokal

March 26, 2016 0
Belajar ketahanan pangan dari kearifan lokal
Luit di Salah satu kampung adat kesepuhan Banten Kidul (sumber gambar: id.wikipedia.org )

Masyarakat global dewasa ini dihantui oleh masalah kerawanan pangan.Data FAO menunjukkan bawah 1 milyar orang di dunia ini mengalami kelaparan.Sehingga tidak salah kalau tujuan pertama yang ingin dicapai dalam MDGs adalah menanggulangi kemiskinan dan kelaparan.
Kita boleh saja menarik nafas lega karena ketika terjadi masalah krisis pangan dunia beberapa tahun lalu, kita mampu melewatinya bahkan mampu swasembada beras.Tapi, ancaman kelaparan selalu datang mengancam.
Setidaknya ada tiga isu besar yang dihadapi terkait isu pangan.Isu pertama adalah jumlah penduduk yang meningkat, tentu saja menyebabkan kebutuhan pangan yang meningkat juga.Isu kedua adalah perubahan iklim, Perubahan iklim menjadi lebih ekstrim akibat pemanasan global berdampak pada terganggunya produksi pangan.Isu ketiga adalah alih fungsi lahan baik untuk perumahan maupun industry juga menyebabkan berkurangnya lahan untuk produksi pangan.
Memang kita dapat membeli beras dari luar negeri, namun, Pasar beras dunia juga terbatas sehingga memaksa kita harus swasembada beras berkelanjutan dan memiliki dengan cadangan beras yang memadai.Terlebih beras masih sebagai kontributor utama terhadap inflasi sehingga harga beras harus terkendali.
Belajar Ketahanan Pangan Pada Masyarakat Adat di Banten Selatan
Baduy Selatan, khususnya Kabupaten Lebak, memiliki kekayaan akan masyarakat adat, Kasepuhan adat Banten Kidul. Wilayah Kasepuhan adat Banten Kidul ini secara kasat mata dan data versi pemerintah termasuk daerah tertinggal.Tetapi, di daerah ini tidak pernah ada kasus kerawanan pangan.Di wilayah ini berdiri lumbung-lumbung padi besar seperti di Citorek, Cisitu, dan Cisungsang. Berbanding terbalik dengan kota yang masih saja menyisahkan masalah pelik kerawanan pangan. Tidak ada salahnya kalau kita menggali kearifan masyarakat Kasepuhan adat Banten Kidul dalam masalah ketahanan pangan
Ada komitmen adat turun temurun, masyarakat di Kasepuhan adat Banten Kidul yang menanam padi, hasilnya tidak diperbolehkan menjual hasil bumi yang berbentuk gabah atau beras karena, perbuatan itu tabu untuk dilakukan istilah orang sana disebut ” pamali ” sebab tanam padi diwilayah tersebut hanya diperkenankan setiap satu tahun hanya satu kali.
Selain itu, terdapat hokum adat di Kasepuhan adat Banten Kidul, bahwa setiap hasil panen padi masyarakat diwajibkan untuk mengisi lumbung induk, lumbung padi ini cukup besar yang berfungsi sebagai bahan pokok cadangan apabila masyarakatnya sedang mengalami kekurangan pangan, selain itu setiap masyarakat yang sudah berkeluarga diharuskan memiliki lumbung masing-masing.
“Leuit” dan kearifan
Lumbung padi disebut leuit oleh masyarakat Kasepuhan adat Banten Kidul.Leuit merupakan simbul ketahanan pangan bagi masyarakat Kasepuhan adat Banten Kidul.Padi yang dihasilkan dari huma merupakan sumber utama bahan pangan bagi masyarakat Kasepuhan adat Banten Kidul.
Leuit punya peran vital sebagai gudang menyimpan gabah atau beras hasil panen.Pada saat musim paceklik simpanan gabah itu ditumbuk untuk kemudian dijadikan pemenuhan kebutuhan makanan sehari-hari. Setiap lima bulan ditanam padi siap dipanen dan kemudian disimpan di lumbung/leuit.
Kepemilikan Leuit rata-rata 1 KK mempunyai 1 leuit.Tapi tergantung jumlah lahan dan hasil panen menjadikan 1 KK memiliki lebih dari 1 leuit.Letak leuit di lahan kosong sekitar rumah warga.Penentuan tempat bersifat bebas, Padi yang tersimpan bisa bertahan puluhan tahun.Dari sisi filosofi, leuit megadung makna sebuah kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi melalui bahasa yang mudah dipahami. Artinya adalah bersama akan keharusan “ngeureut jeung neundeun keur jaga ning isuk” (menyisihkan untuk hari depan), inilah wujud tabungan yang sesungguhnya yang telah dipraktekkan dalam waktu yang sangat lama.
Kearifan Penggunaan Lahan
Penggunanan lahan untuk menanam padi di Kasepuhan adat Banten Kidul hanya sekali dalam setahun.Selanjutnya lahan tersebut dipergunakan untuk menanam ikan atau sayuran, kehidupan masyarakat ini sudah berlangsung sampai dengan saat ini, penanaman padi yang dilakukan hanya satu kali sesuai intruksi dari tokoh masyarakat sebagai panutan. Penanaman padi yang dilakukan ternyata sangat sinergi dengan Program Pengendalian Hama Terpadu dimana pergiliran tanam yang dilakukan masyarakat lebak selatan yaitu untuk memutus siklus hama yang akan menyerang pada tanaman padi. Sehingga di Kasepuhan adat Banten Kidul nyaris tidak pernah gagal dalam panen padi.
Kasepuhan adat Banten Kidul dimasukan katagori daerah tertinggal.Namun demikian, mereka menyimpan kearifan dan kazanah kekayaan ilmu pengetahuan dalam pengelolaan pertanian dan penanganan hasil panennya, tersimbolisasi dengan leuit lumbung padi pengamanan dan kerawanan pangan.Untuk itu kehidupan sosial masyarakat Kasepuhan adat Banten Kidul masih patut untuk dipelajari dan dijadikan contoh dalam mengantisipasi kekurangan dan kerawanan pangan.
Ahmad Yunus. tulisan ini dimuat di koran Satelit News, Kamis 4 April 2013

Monday, October 26, 2015

Cara jitu nyari informasi di internet

October 26, 2015 0


Internet. Pasti sudah tak asing lagi di telinga kita. Apalagi kalau disuruh tugas sekolah atau kuliah, pasti deh nyari bahannya di internet. Ayo ngaku? Kan ada om gugel yang siap melayani permintaan. Tinggal ketik, keluarlah bejibun informasi. Akan tetapi terkadang kita hanya asal ketik saja tanpa tahu strategi apa yang dapat kita gunakan untuk mempermudah pencarian.

Sederhananya strategi itu adalah langkah – langkah untuk mengambil suatu keputusan ketika pencarian guna informasi yang didapat sesusai dengan harapan. Supaya pencarian yang kita lakukan menghasilkan informasi yang sesuai dengan kebutuhan kita. Oleh karena itu akan lebih baik kalau strategi pencarian dilakukan pada tahap awal, bahkan sebelum kita berhadapan dengan komputer. Kita perlu memfokuskan (mempersempit) pencarian atau melebarkan (memperluas) pencarian sebagai bagian dari strategi yang dilakukan dalam proses pencarian.

Nah, strategi ini penting agar:
  • Menghindari informasi yang tidak relevan dengan yang kita inginkan
  • Menghindari informasi yang dihasilkan terlalu luas dan besar
  • Menghindari informasi yang dihasilkan terlalu kecil atau kosong sama sekali
  • Mendapatkan informasi yang lebih spesifik (terfokus)
  • Mendapatkan informasi yang relevas dengan yang kita butuhkan

Berikut ini adalah strategi yang dapat kamu gunakan, kalau mau mencari informasi di internet.
  1. Mengembangkan topik dan kata kunci

Akan lebih baik kalau kita sudah mengetahui topik apa yang kita cari. Pengembangan topik ini bisa dengan membuat pertanyaan – pertanyaan, pertanyaan – pertanyaan itu sebaiknya langsung mengarah pada masalah yang ingin kita cari. Misalkan; apa pengaruh pemanasan global terhadap kehidupan burung.

Menentukan kata kunci juga penting. Kata kunci inilah yang akan menjadi pegangan kita ketika mencari informasi di internet. Kata kunci bisa diartikan sebagai kata atau frasa yang penting dan sering muncul di dalam teks atau dokumen. Kata kunci ini juga terdapat dalam abstrak, judul, dan isi artikel.

Sebagai contoh: apa pengaruh pemanasan global dengan kehidupan burung, kata kunci yang bias kita gunakan antara lain adalah: pemanasan global, perubahan iklim, migrasi burung,  burung.
Contoh menegmbangkan kata-kata kunci

Topik utama
Sinonim
Arti lebih luas
Arti lebih sempit
Kata berhubungan
Pemanasan global
Efek rumah kaca
Lingkungan
Ekologi
Masalah lingkungan
Polusi udara
Kabut asap
Pembakaran hutan
CFC
Perubahan iklim
Lapisan ozon
Pembakaran hutan
      2. Katahui dulu fitur pencarian yang dapat digunakan
Search engine, seperti Google, Yahoo, dan yang lainnya punya fitur – fitur pencarian yang bisa kita gunakan untuk melakukan pencarian yang efektif. Banyak sekali yang kurang memanfaatkan fitur – fitur yang telah disediakan, atau malah tidak tahu sama sekali akan adanya fitur bantuan itu. Search engine yang paling popular dan banyak digunakan adalah Google, untuk medapatkan petunjuk fitur – fitur pencarian yang dapat anda gunakan apa saja, silahkan lihat di: google.com/help/cheatsheet.html.

     3. Evaluasi hasil pencarian informasi
Evaluasi sangat penting. Karena tidak semua informasi sahih dan akurat, informasi kadang tidak sesuai dan menyesatkan, dan informasi di internet dapat dibuat oleh setiap orang atau lembaga tanpa adanya batasan. Maka, mengevaluasi informasi yang akan kita amabil menjadi penting, terlebih jika kamu mencari informasi sebagai bahan tugas akademik (sekolah atau kuliah), agar informasi yang sobat elka dapatkan berbobot.

Kriteria yang adapat sobat elka gunakan adalah:
  • Kepengarangan; secara umum nama penulis dapat kita ketahui karena keahlian atau kepakarannya dalam bidang tertentu. Begitu juga dengan nama lembaga dapat dikenali dari lingkup kegiatannya dalam bidang tertentu. Pilih yang benar – benar kapabel dan memenuhi kualifikasi untuk menjadi sumber rujukan.
  • Situs web yang baik pasti memiliki tujuan dan target yang jelas. Data dan informasi yang disajikan cukup jelas dan dapat dipahami kebenarannya. Hal ini menunjukkan bahwa informasi yang disajikan adalah tidak untuk main – main. Situs Koran Republika pasti lebih berbobot ketimbang wikipedia.
  • Isi; tatabahasa yang digunakan standar. Susunan kalimatnya benar. Bila dalam informasinya terdapat sumber – sumebr lain, maka sumber – sumber lain etrsebut harus jelas dan sesuai dengan topiknya.
  • Kemutakhiran; untuk mengikuti perkembangan suatu berita, topik atau hasil penelitian informasi yang disajikan dalam halaman web sebaiknya yang baru atau mutakhir. Kemutakhiran halaman web dapat ditilik dari katerangan tanggal update, atau keterangan frekuensi update secara berkala, misal: “situs ini direvisi setiap 3 minggu”

     4. Penulisan sumber informasi
Agar tidak disebut plagiat, maka sudah keharusan untuk mencantumkan dari mana sumber informasi kamu dapatkan. Nyaris sama dengan sumber infomasi tercetak (buku, Koran, majalah, dsb), hanya tempat, nama, dan tanggal terbitan yang ditulis berbeda. Contoh penulisan sumber infomasi dari internet: Nurlaelah, Elah. “Anak TK Juga Bisa Kritis.” http://sabiluna.org/ibroh/elah.html (diakses tanggal, 20 Maret 2008)

Semoga bermanfaat

Catatan Penulis: Tulisan Ini pernah dimuat di Majalah Sabili edisi 21 TH XVI 7 Mei 2009