Catatan Ahmad Yunus Sukardi

Blog untuk menampung catatan cerita, mimpi, dan semua hal yang ingin Ahmad Yunus bagikan lewat tulisan.

Showing posts with label Kewirausahaan. Show all posts
Showing posts with label Kewirausahaan. Show all posts

Tuesday, April 4, 2023

Kewirausahaan Sosial : 1. Pengenalan

April 04, 2023 0

Kali ini kita akan membahas tentang Kewirausahaan Sosial. tema kewirausahaan sosial akan dibagi menjadi beberapa bagian. Pada bagian 1 kita akan belajar Pengenalan apa itu kewirausahaan sosial.



Perbedaan kewirausahaan Konvensional dan kewirausahaan sosial 

Berbicara mengenai perbedaan antara kewirausahaan konvensional dan kewirausahaan sosial, maka kita bisa melihat dari dua sudut pandang. Yang pertama adalah dari sudut pandangan kemunculan,  kewirausahaan konvensional muncul karena ada peluang usaha, sedangkan kewirausahaan sosial muncul karena adanya permasalahan sosial. Sementara dari sudut pandang kedua adalah tujuan, tujuan utama seseorang melakukan usaha adalah mencari keuntungan, sedangkan kewirausahaan sosial tujuan utamanya adalah bukan keuntungan tapi mencoba menciptakan dampak sosial kepada masyarakat.  Meskipun seorang wirausaha sosial melakukan aktivitas bisnis yang sama dengan seorang wirausaha, tapi tujuannya usaha sosial ini sangat berbeda karena salah satu yang membedakan adalah mereka ingin memberikan sebuah perubahan positif dari dampak kepada masyarakat.

Seorang pengusaha atau seorang wirausaha sosial pada dasarnya mereka menghargai akumulasi kekayaan dan keuntungan yang dihasilkan dari proses. Jadi bukan dari uang yang dihasilkan, betul bahwa uang itu memang diperlukan khusus secara politik tapi ruang ini ditujukan hanya untuk menciptakan dampak sosial yang positif kepada masyarakat. 

Permasalahan Sosial dan Inovasi Sosial

Tujuan suatu bisnis itu dijalankan jika pada kewirausahaan sosial adalah menyelesaikan permasalahan sosial. Nah apa saja permasalahan sosial yang dimaksud di sini? Pada kewirausahaan sosial kita mengenal ada 3 P dalam permasalahan sosial atau triple button line. Pertama adalah people yaitu permasalahan-permasalahan sosial yang berkaitan dengan people (masyarakat) seperti kemiskinan. kelaparan. perdagangan orang secara bebas dan juga yang lain-lain. Kedua adalah planet, permasalahan sosial dalam lingkup planet ini adalah yang termasuk permasalahan lingkungan seperti permasalahan sampah yang mengakibatkan kerusakan lingkungan, kemudian seperti penggunaan energi yang terbarukan dan juga seperti bencana sosial seperti kebakaran hutan dan lain-lain. P yang ketiga adalah profit, di mana semua bisnis tentunya memerlukan profit untuk bisnis tersebut dapat terus berjalan, dapat terus sukses. Nah yang perlu diperhatikan pada kewirausahaan sosial adalah profit yang didapatkan dari aktivitas bisnis yang berjalan perlu diinvestasikan kembali untuk pengembangan kewirausahaan sosial tersebut dan juga tujuan akhirnya yaitu untuk menciptakan dampak positif yang lebih besar.

Ada juga tambahan satu lagi dalam triple bottom line, menjadi quadruple bottom line yaitu culture impact. Culture impact ini berkaitan dengan nilai-nilai budaya yang perlu dilestarikan. Mengapa wilayah budaya termasuk permasalahan sosial? Karena nilai-nilai budaya tersebut dapat memperkaya suatu bangsa. Sehingga perlu diperhatikan juga dan menjadi suatu permasalahan sosial. 

Setelah mengetahui permasalahan-permasalahan sosial dalam kewirausahaan sosial, perlu dilakukan suatu inovasi yang berkaitan dengan permasalahan sosial tersebut yang kita sebut social innovation. Social innovation atau inovasi sosial adalah inovasi yang didasarkan untuk penyelesaian permasalahan sosial, yang tentunya bertujuan untuk membuat suatu solusi menjadi lebih efektif dan efisien. Inovasi sosial juga biasanya dapat menciptakan nilai baru yang berkaitan dengan triple buttom line tadi. Apakah membuat nilai baru untuk people, untuk sosial, Apakah membuat nilai baru untuk lingkungan, atau apa juga dapat berupa nilai baru untuk nilai budaya. inovasi terutama pada inovasi sosial tidak terikat pada inovasi produk saja. Inovasi dapat berupa produk, dapat berupa proses, dapat berupa market atau kita dapat menyebutnya dengan teknik marketing baru, dapat juga berupa inovasi dalam perubahan behavior (kebiasaan). Untuk inovasi produk seperti yang sudah kita temui beberapa kewirausahaan sosial menciptakan suatu produk baru yang belum ada dari produk sebelumnya yang tentunya bertujuan untuk menyelesaikan suatu permasalahan sosial, salah satunya dapat berupa proses pengolahan makanan yang diciptakan dari food waste dan mengolahnya kembali untuk bisa dimakan. Sedangkan untuk inovasi proses dilakukan bukan terhadap produknya, tetapi pada proses, bagaimana menciptakan suatu produk tersebut dengan melakukan proses efisiensi. Dari proses tersebut, maka kita juga dapat menciptakan nilai atau inovasi lebih dari suatu Proses penciptaan nilai tersebut. Sedangkan untuk inovasi market  adalah berkaitan dengan cara baru kita untuk memasarkan suatu produk. Tentu juga kita menginginkan untuk pemasaran yang lebih inovatif dan juga lebih efisien dan tidak membutuhkan waktu yang besar.  dan yang terakhir adalah perubahan kebiasaan atau inovatif behavior. Yang ditunjuk di sini adalah bagaimana kita dapat mengubah behavior atau kebiasaan dari seseorang. Contohnya ketika kita melakukan sebuah kampanye untuk melakukan green action, bagaimana kita mengurangi penggunaan plastik dengan seperti menggunakan sendok dari aluminium atau sedotan dari aluminium, kita sudah mengubah kebiasaan mereka untuk lebih menyayangi lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik.

Siapa itu wirausaha sosial

Apa itu pengusaha sosial atau biasa disebut social entrepreneur? Dari katanya kita sudah mengetahui bahwa social entrepreneur adalah orang yang menjalankan suatu kewirausahaan sosial yaitu seseorang yang memiliki Inovasi dan tentunya memiliki kepedulian terhadap permasalahan-permasalahan sosial. pengusaha sosial biasanya memiliki beberapa karakteristik. Ada lima karakteristik utama yang biasanya dimiliki oleh setiap pengusaha sosial.

  1. Kreatif dan inovatif. Kita telah mengetahui bahwa seorang pengusaha sosial menciptakan inovasi sosial terhadap masalah sosia yang mereka ingin diselesaikan. Dalam menciptakan inovasi sosial ini tentunya mereka telah melalui proses kreatif. Yaitu mereka telah mengeluarkan ide mereka dan biasanya ide tersebut tidak dimiliki oleh orang-orang lain atau Biasanya kita sebut dengan out of the box. 
  2. Business  Savvy atau memiliki pengetahuan-pengetahuan bisnis dan juga mereka dapat menjalankan  apa yang mereka bangun dengan nilai-nilai bisnis atau prinsip-prinsip dalam bisnis. Tentunya prinsip dalam bisnis adalah menghasilkan profit dan hal itulah yang membedakan antara kewirausahaan sosial dengan NGO. NGO biasanya mengandalkan donasi dari para donatur sementara kewirausahaan sosial ini tidak mengandalkan donasi lagi. sehingga pengusaha sosial perlu memiliki cara-cara bisnis untuk dapat membuat kewirausahaan sosialnya tetap sustainable yaitu dengan mendapatkan profit.
  3. Community driven yaitu bahwa seorang founder dari kewirausahaan sosial  harus memfokuskan bisnisnya untuk komunitas yang mereka selesaikan permasalahannya. Tentunya mindset yang ada di otak para founders saat mendirikan bisnis sosial adalah untuk membawa dampak positif kepada suatu komunitas. Dengan berpikir community driven, maka foundes akan melibatkan komunitas tersebut dalam pengembangan bisnisnya, 
  4. Determinasi. Founder harus memiliki tekad yang kuat untuk mencapai suatu dampak yang besar. Tentunya menjadi pebisnis apapun, baik kewirausahaan sosial atau kewirausahaan konvensional selalu menghadap tantangan dan selalu menghadapi masalah. Maka dari itu diperlukan determinasi yang kuat dari seorang founder kewirausahaan sosial untuk mencapai tujuan awal dari kewirausahaan sosial tersebut 
  5. Tahu cara membuat jaringan. Seperti kita tahu kewirausahaan sosial atau bisnis-bisnis lainnya tentu perlu memiliki relasi dengan entitas lainnya diluar bisnis tersebut, seperti dengan ke vendor vendor atau dengan customer. Begitu juga dengan kewirausahaan sosial kertas biasanya terhubung dengan pemerintah, terhubung dengan akademisi, terhubung dengan komunitas dan lain-lain. Maka dari itu seorang founder dari kewirausahaan sosial perlu memiliki kemampuan untuk dapat membangun relasi, karena kita tahu sendiri bahwa permasalahan sosial yang diselesaikan oleh kewirausahaan sosial bukanlah permasalahan sosial yang simpel. Sehingga untuk menyelesaikan permasalahan kompleks tersebut membutuhkan beberapa stakeholder yang memiliki tujuan yang sama untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. 

Disarikan dari Kursus Membangun Kewirausahaan Sosial Berbasis Inovasi Sosial: Rujukan Sistematis Membangun Kewirausahaan Sosial Berkelanjutan. UNPAR PLUS. diakses lewat Udemy. link kursus sila klik di sini https://www.udemy.com/share/104EKa3@zI4T4LMkbSRbEtT1nhPk67y-NAQjRjv2ic8bKBGDtjHmVSAG8M9RSI0gnM4WhkODcw==/

Friday, March 3, 2023

Manajemen sumber daya manusia: Definisi dan Fungsi

March 03, 2023 0

Dalam setiap organisasi terdapat dua sumber daya yang dapat dikelompokkan yakni sumber daya manusia dan sumber daya non manusia. Sumber daya manusia meliputi semua orang yang melakukan aktivitas dalam organisasi tersebut. Sedangkan sumber daya non manusia ini mencakup modal, mesin, teknologi, bahan-bahan (material), dan lain-lain.



Sumber daya manusia merupakan hal yang terpenting dan sangat menentukan dari seluruh sumber daya yang tersedia dalam suatu organisasi, baik organisasi pemerintah maupun swasta. Sumber daya manusia merupakan satu-satunya sumber daya yang memiliki akal, perasaan, keinginan, kemampuan, keterampilan, pengetahuan, dorongan, day,a dan karya. Sumber daya manusia adalah satu sistem sumber daya yang memiliki rasio, rasa, dan Karsa. Semua potensi sumber daya manusia tersebut sangat berpengaruh terhadap upaya organisasi dalam pencapaian tujuannya. Kecanggihan teknologi, perkembangan informasi yang pesat, ketersediaan modal, dan bahan-bahan yang memadai dalam organisasi tidak akan bisa mencapai tujuan perusahaan tanpa didukung oleh sumber daya manusia yang potensial.

Manajemen sumber daya manusia merupakan bagian dari manajemen keorganisasian yang memfokuskan diri pada unsur sumber daya manusia. Manajemen sumber daya manusia mempunyai tugas untuk mengelola unsur manusia secara baik agar diperoleh tenaga kerja yang puas akan pekerjaannya. Selain itu sumber manajemen sumber daya manusia juga penting bagi perusahaan dalam mengelola, mengatur, dan memanfaatkan karyawan sehingga dapat berfungsi secara produktif untuk tercapainya tujuan perusahaan.

Definisi manajemen sumber daya manusia 

Anwar Prabu Mangkunegara dalam bukunya manajemen sumber daya manusia perusahaan mendefinisikan manajemen sumber daya manusia sebagai suatu perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, pelaksanaan, dan pengawasan terhadap pengadaan, pengembangan, pemberian balas jasa, pengintegrasian, pemeliharaan, dan pemisahan tenaga kerja dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Manajemen sumber daya manusia dapat didefinisikan pula sebagai suatu pengelolaan dan pendayagunaan sumber daya yang ada pada individu (karyawan). Pengelolaan dan pendayagunaan tersebut dikembangkan secara maksimal di dalam dunia kerja untuk mencapai tujuan organisasi dan pengembangan individu karyawan.


Tuesday, January 31, 2023

Event Kian Dekat Sementara Dana masih kurang, siasat ini bisa kamu lakukan agar event bisa terlaksana

January 31, 2023 0

Setiap orang pasti pernah terlibat dalam kepanitiaan suatu event atau acara, baik acara keluarga, sekolah, kantor atau event-event lain. Salah satu hal yang menjadi momok cukup menakutkan akan kerberlangsungan event yang sudah jauh-jauh hari sudah direncanakan adalah masalah dana yang belum cukup dari anggaran. Anggaran kurang atau boncos bisa gagal event.



Nah, buat kamu yang punya aganda event ke depan, namun dana yang terkumpul masih jauh dari rencana anggaran, sangat cocok baca artikel ini. Ada tips menarik nih dari Sofie Beatrix, orang yang berpengalaman sebagai event organizer (EO). Sofie berbagi tips menarik untuk dilakukan jika pemasukan menjelang event tidak sesuai rencana anggaran. Ke-4 tipsnya ini dituliskan dalam bukunya yang berjudul I Love Organize Terbitan Gramedia Pustaka Utama.

Berikut 4 hal yang bisa kamu lakukan agar event kamu masih bisa berlangsung:

  1. Mencari   alternatif   ide   pemasukan  lain, misalnya dengan menambah  sponsor kecil,  barter produk,  donatur, dll.
  2. Menggenjot  kerja. Biasanya  menggenjot kerja  dengan pemberian fee  tambahan  untuk marketing  membuat  jaringan  rekan baru.
  3. Memperkecil  pengeluaran  dengan penghematan, perubahan format namun  yang tidak terikat ketentuan dengan sponsor atau mengubah inti acara. 
  4. Menjadwalkan ulang pembayaran. Contoh bila kita telah membuat janji untuk  pelunasan saat hari H, kita bisa  melobi agar pembayaran  dilakukan di akhir bulan. Lalu siapa  yang  melakukan lobi? Biasanya tim keuangan yang melakukannya.

Itulah empat tips yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan pundi-pundi pemasukan. Menyelamatkan acaramu bisa tetap terlaksana meski harus merubah format acara atau sampai melobi pembayaran ke vendor. Good luck! 


 


Friday, October 28, 2022

Sumber Ide Untuk Memulai Bisnis

October 28, 2022 0


Kali ini kita kembali berbicara tentang ide untuk bisnis. Tulisan sebelumnya bisa baca di artikel Menemukan Dan Mengeksekusi Ide Untuk Memulai Bisnis. jadi tulisan ini untuk menambah wawasan tentang ide untuk bisnis.



Sebuah penelitian yang dikeluarkan LPPM menyebutkan bahwa sumber ide untuk memulai bisnis baru sebagai berikut:

1. Berdasarkan pekerjaan dan pengalaman terdahulu sebanyak 43%. kita ambil satu contoh Jan Koum. Jan Koum yang dikenal sebagai pendiri WhatsApp. Pernah bekerja sebagai progrmamer di yahoo. Ia menciptakan program Instant Massaging berdasarkan keahliannya sebagai programmer. Dan saat ini WhatsApp adalah aplikasi yang populer dan banyak digunakan oleh manusia di kolong langit.

2. Hobi dan kesukaan sebanyak 18 %. Banyak kisah sukses pebisnis bermula dari hobi. Salah satunya Adi Setiadi yang sukses membangun usaha agen perjalanan untuk kegiatan wisata, rental, outing, dan petualangan mendaki gunung. Di bawah bendera usaha Wisata Gunung, ia sukses menekuni usaha ini dengan omzet mencapai Rp 200 juta per bulan. Bila sedang musim liburan, omzetnya bisa mencapai Rp 350 juta dalam sebulan.

3. Karena memanfaatkan peluang sebanyak 10%. Bob Sadino pendiri Kem Chiks, tertarik dengan usaha peternakan, ia melihat peluang ayam dan telur negeri yang saat itu belum ada di Indonesia. Bob menjadi orang pertama yang mengenalkan ayam negeri beserta telurnya ke Indonesia. Seiring berjalannya waktu, telur ayam negeri mulai dikenal sehingga bisnis Bob semakin berkembang. Usaha yang dijalankan semakin berkembang. Tak hanya berkutat dengan telur dan ayam, Bob Sadino juga memasuki bisnis sayuran dan penjualan makanan.

4. Berdasarkan pendapat orang lain sebanyak 8%.  

5. Pendidikan dan kursus sebanyak 6%. Sergey Brin dan Lary page membuat Google saat kuliah pasca sarjana di Stanford University. Latar pendidikan ilmu komputer keduanya merupakan salah satu kunci sukses Google, selain memang Google dipenuhi dengan ilmuan komputer muda yang cerdasdan kreatif.

6. Bisnis keluarga sebanyak 12 %. salah satu contoh pengusaha dari golongan ini adalah Irwan Hidayat. Irwan Hidayat terjun ke bisnis Jamu yang dirintis oleh keluarganya. Ia membesarkan dan membuat Sido Muncul menjadi perusahaan jamu modern yang terkenal dan maju.

7. Lain-lain sebanyak 3 %

Sebagian besar pengusaha memulai bisnis berdasarkan pekerjaan atau pengalaman terdahulu. Namun, jika seseorang belum memiliki pengalaman baik dalam bekerja maupun dalam berwirausaha, dia dapat memulai bisnis dengan memanfaatkan peluang-peluang yang ada. Peter Drucker mengatakan bahwa seorang entrepreneur adalah orang yang memaksimalkan peluang-peluang.

Lebih jauh lagi jika sumber-sumber ide di atas tidak satu pun yang dimiliki, seorang pengusaha dapat melakukan sesuatu yang baru dengan keberanian mengambil resiko gagal ataupun sukses. Makna yang tidak didapat dari esensi seseorang adalah keberanian mengambil resiko dan bertindak kreatif menciptakan “different value” serta selanjutnya mengembangkan bisnis manajemen skillnya dengan membangun sistem bisnis. Berkreasi untuk mendapatkan peluang-peluang bisnis harus dilatih oleh siapa pun yang menetapkan pilihan menjadi business owner ataupun entrepreneur sejati.

Friday, October 21, 2022

Menemukan dan mengeksekusi ide untuk memulai bisnis

October 21, 2022 0

Semua produk dan bisnis yang anda lihat saat ini, sebelumnya hanyalah gumpalan ide di kepala, sampai seseorang berhasil mewujudkannya menjadi nyata seperti yang anda lihat dan rasakan. Ide dalam bisnis adalah nyawa. Ia yang menggerakan roda organisasi dalam suatu bisnis hingga tercipta sebuah produk.


Untuk memulai usaha nada membutuhkan ide bisnis. Apakah anda sudah memiliki ide bisnis untuk diwujudkan? Jika belum, kami akan membantu anda untuk menemukan ide bisnis.

1. Ikat Ide yang muncul dengan menuliskannya

Ada orang yang mengatakan bahwa sehebat-hebatnya otak manusia untuk mengingat sesuatu, masih kemungkinan untuk melupakannya. Suatu saat ketika ada orang yang menggunakan ide tersebut, barulah anda teringat dan mengatakan, ’’rasanya saya pernah memiliki ide yang sama deh’’.
Sebagai pengusaha, di mana pun anda berada, alangkan baiknya jika anda selalu menyediakan alat untuk mencatat. Bisa berupa lembaran kertas ataupun berupa produk-produk digital. Kapan pun anda mendapatkannya sebuah ide, jangan melakukan evaluasi. Langsung cepat saja terlebih dahulu.
Sediakan juga catatan di samping tempat tidur anda, adakalanya anda mendapatkan ide pada saat terbangun dari tidur malam. Jika anda tidak mencatat ide tersebut, maka sembilan puluh persen anda pasti akan melupakannya ketika bangun di pagi hari
Hemm, yah catat ide yang muncul. Sekonyol apa pun, segila apa pun ide muncul, pada tahap ini tugas anda harus mencatatnya. Catat saja tanpa menghakiminya. Jangan memangkas ide yang terlihat konyol dan mustahil. Ingat bahwa semua ide akan selalu terlihat konyol dan tidak masuk akal sampai ada seseorang yang merealisasikan ide tersebut.

2. Seleksi ide-ide yang telah di catat

Setelah anda memiliki buku catatan ide. Bacalah kembali ide-ide yang pernah anda tulis secara berkala. Buku catatan ide tersebut tidak akan pernah memberikan manfaat jika anda hanya terus menerus menambahkan isinya tanpa membaca ulang yang apa yang pernah anda tulis.
Periksalah satu-persatu ide yang ada. Lakukan seleksi terhadap ide-ide yang dalam waktu dekat bisa dilakukan. Jika sudah dikelompokan, anda harus memilih lagi ide-ide nama yang bisa memberikan manfaat paling besar bagi anda, lakukan klasifikasi ide-ide jenis itu.
Jika anda memiliki pasangan hidup, tidak ada salahnya mendiskusikan ide-ide anda dengan pasangan anda. Tentunya pasangan hidup adalah orang yang bisa anda percayai. Membicarakan ide-ide bersama pasangan hidup anda tidak hanya berguna dalam merealisasi ide tersebut tapi juga berguna untuk keharmonisan hubungan dengan pasangan.
Atau anda bisa mendiskusikan ide yang anda pilih dengan mentor bisnis anda. Ini untuk menajamkan ide bisnis yang sudah anda punya.

3. Pilih satu ide yang bisa segera dilakukan

Setelah anda mencatat lalu menyeleksi ide yang sudah ada, maka anda tinggal menentukan ide mana yang akan dikerjakan lebih dulu. Pilihlah satu ide yang bisa dikerjakan dalam waktu sesegera mungkin.
Jangan terlalu berkonsentrasi untuk merealisasikan ide yang begitu rumit dan kompleks. Lakukanlah terlebih dahulu ide yang bisa segera mendatangkan hasil. Setelah itu baru bisa melangkah untuk melakukan ide yang lain.
Misalkan anda ingin membukan usaha percetakan digital yang digabung dengan pendidikan. Anda harus memiliki lokasi yang strategis. Lantai satu dan dua untuk percetakan lalu lantai tiga dan empat untuk tempat pendidikan. Hal ini tentunya membutuhkan modal besar.
Jika anda menunggu modal tersebut terpenuhi, maka bisa jadi dibutuhkan waktu yang sangat lama untuk merealisasikan ide tersebut.
Solusinya adalah mulai dari apa yang anda bisa lakukan sekarang. Kalo anda ahli desain dan jago percetakan, namun tidak memiliki lokasi strategis, maka anda bisa menjual produk dan jasa anda khusus untuk pesanan.
Nanti jika jasa dan produk anda tersebut diterima pasar, barulah dikembangkan usahanya menjadi bisnis yang lebih besar lagi.

4. Carilah dukungan yang diperlukan untuk merealisasikan ide yang ada

Setelah anda fokus pada satu ide yang ingin diwujudkan. Pikirkan hal-hal apa saja yang dibutuhkan agar ide tersebut dapat dilakukan dan mendapatkan keuntungan.

Jika pelaksanaan ide tersebut membutuhkan dukungan orang lain, sesegeralah lakukan komunikasi. Dapatkanlah dukungan dari orang-orang yang anda butuhkan bantuannya. Ingat bahwa semakin cepat anda merealisasikan ide anda akan baik pula hasilnya. Jangan sampai ada orang lain yang mendahului anda.

Lakukanlah ide yang sudah anda pilih satu persatu sampai membuahkan keuntungan nyata. Jangan tunda ide bisnis anda. Lakukanlah dari apa yang bisa anda lakukan sekarang.

Selamat merengkai ide, selamat mewujudkan ide anda menjadi nyata.

untuk menambah bacaan anda kami berikan bonus tambahan artikel Sumber Ide Untuk Memulai Bisnis dan Konsep Amati, Tiru, Modifikasi Dalam Mencari Ide Usaha

Saturday, November 6, 2021

Sampah jadi tabungan

November 06, 2021 0


Betapa banyak dari kita yang memandang rendah sampah. Malahan membuang sampah sembarangan. Padahal Sampah jika dipilah dan dikelola dengan baik maka dia akan menghasilkan nilai ekonomi.

Perputaran uang dalam pengolahan sampah  ini, istilah terkenalnya adalah ekonomi sirkular. Ekonomi Sirkular merupakan pendekatan penerapan sistem ekonomi melingkar dengan memanfaatkan sampah untuk digunakan sebagai bahan baku industri. Sampah apabila dikelola dengan metode ini akan memberikan dampak ekonomi, sosial dan lingkungan yang baik.

Sampah diolah menjadi bahan baku industri. Seperti sampah botol plastik yang dicacah dan dijadikan biji plastik lalu dipakai kembali menjadi botol plastik. Atau kemasan kaleng yang dilebur dan menjadi untuk dijadikan kaleng lagi. Sampah organik pun dapat diolah menjadi pupuk. Semua ada nilai tambahnya jika diolah dengan baik.

Kunci dari pengolahan sampah yang baik dimulai dari pemilahan sampah. Kondisi buruknya tata kelola sampah di Indonesia adalah ketidaksadaran masyarakatnya untuk memilah sampah. Sehingga semua sampah hanya berujung pada dua muara: dibakar atau menggunung di TPA.

Saat ini saya sedang mendorong masyarakat di sekitar saya tinggal untuk memilah sampah. Sampah hasil pilahan itu dapat disetorkan ke bank sampah Gintung Mesra yang saya kelola. Uangnya menjadi tabungan. Dari sampah inilah yang akan menjadi tabungan. 

Sekedar informasi, berikut adalah jenis sampah yang diterima di Bank Sampah Gintung Mesra:
1. Kardus 
2. Botol beling
3. HVS/ putihan
4. Buku tulis
5. LKS 
6. Aluminum
7. Besi
8. Tutup galon Aqua
9. Tutup galon isi ulang
10. Paralon
11. Kabel isi tak dikupas ( non antena)
12. Rongsok
13.Botol, Gelas mineral kotor
14. Botol mineral bersih
15.Gelas mineral bersih
16. Kuningan
17. Tembaga
18. Steel / Baja ringan
19. Kaleng
20. Emberan
21. Paku
22. Karpet talang 
23. Kipas angin rusak
24. Kantong semen  
25. Oli
26. Minyak Jelantah
25. Tutup botol krop
26. Duplek
27. Galon merk Aqua

Banyak bukan. Nah anda pun dapat berpartisipasi menabung sampah di tempat kami, khususnya orang desa Gintung. Daripada sampah dibuang begitu saja, lebih baik dipilah dan dijadikan tabungan. Bisa buat lebaran atau jika butuh uang dadakan, tinggal cairkan tabungan.

Demikianlah tulisan Hari kelima #30HariMenulisMarathon
Jika minat jadi nasabah tinggal DM saja yah.

Tuesday, January 19, 2021

Jenis-Jenis Jaringan (Mitra) usaha

January 19, 2021 0


Seorang wirausahawan tidak dapat hidup sendiri dalam menjalankan usahanya, namun ada keterkaitan dengan pihak luar baik sebagai pemasok, pelanggan, maupun pedagang perantara. Oleh karena itu diperlukan suatu jaringan usaha agar usaha yang kita jalankan berkelanjutan. Jaringan usaha dan komunikasi terbukti berperan penting dalam mengembangkan usaha. Ada korelasi positif antara pengembangan telekomunikasi ekonomi. 

Sebelumnya kita pernah membahas bagaimana Cara Memilih Mitra Usaha agar anda bisa mendapatkan mitra bisnis yang tepat. Nah kali ini, kita akan mengenal berbagai jenis jaringan usaha.

Yuyus Suryana dan Katib Bayu dalam buku Kewirausahaan: pendekatan karakteristik wirausahawan sukses membagi beberapa jenis jaringan usaha menjadi beberapa bentuk, antara lain sebagai berikut:

  • Jaringan produksi

Kegiatan sebuah jaringan untuk mengkoordinasikan perencanaan pengembangan produk, serta memperbaiki proses produksi.

Menggabungkan keahlian usaha membentuk produk baru, peralatan, sistem produksi, dalam membuat produk unggul yang memiliki daya saing.

  • Jaringan pemasaran

Bekerjasama untuk memperkuat posisi tawar menawar dengan pembeli dan memenangi persaingan pemasaran

  • Jaringan pelayanan

Bank kecil bergabung dalam pembiayaan untuk jasa tertentu seperti pelatihan, informasi, teknologi, manajemen konsultasi atau jasa konsultasi ahli, misalnya pelatihan bersama.

  • Jaringan kerjasama

Kerjasama pembelian, peningkatan tenaga kerja, pengembangan produk dan kerjasama produk, kerjasama penjualan dan pemasaran.

  • Jaringan antar kelompok usaha, swasta, dan BUMN

Jaringan kerjasama di bidang harga dan mutu pelayanan, sistem pembayaran, cara pengepakan, pengiriman barang, pemasaran, pembelian bersama, permodalan, pengadaan barang, dan bidang lainnya.

Untuk membangun jaringan yang luas dan kuat diperlukan teman, maka seorang wirausaha wajib memiliki teman sebanyak-banyaknya. Pada harga dan kualitas yang sama orang membeli dari temannya, pada harga yang sedikit mahal orang akan tetap membeli dari temannya. Teman akan membantu mengembangkan usaha kita, memberi nasehat, contoh menolong pada masa sulit.

Monday, January 18, 2021

Cara Memilih Mitra Usaha

January 18, 2021 0


Memilih rekan bisnis ibarat menikah, memilih pasangan akan berakibat pada perceraian. Begitu pula dalam menjalankan usaha, apabila salah dalam memilih rekan bisnis yang Anda jalankan bisa berantakan. Karena itu pertimbangkan baik-baik sebelumnya untuk mendeteksi kesalahan dalam memilih rekan bisnis.

Hal yang perlu diingat dalam membangun jaringan bisnis adalah apabila Anda dan mitra usaha  dapat bekerja sama dengan baik, usaha anda pun dapat menjadi sukses. Sebaliknya apabila kerjasama anda dengan mitra usaha anda buruk, maka usaha anda pun akan hancur. Pada dasarnya manusia sulit untuk bekerja sama dengan orang lain, terlebih jika ia tidak menaruh kepercayaan sedikitpun pada orang tersebut. Dalam kehidupan bisnis, untuk menjalin kerja sama dengan orang lain memang harus ada Sikap saling percaya terhadap orang lain.

Masalahnya adalah bagaimana kita dapat menaruh rasa percaya kepada orang lain yang akan menjadi rekan bisnis kita? Bahkan jika calon mitra usaha anda itu adalah teman baik anda sejak lama. Tetapi Apakah faktor itu cukup buat kita untuk mempercayainya?

Kita akan membahas Bagaimana menumbuhkan Sikap saling mempercayai pada saat Anda memilh mitra usaha yang tepat bagi bisnis anda.


Pilih rekan bisnis yang tepat

Jika anda bermaksud mengajak pihak lain dalam menjalankan usaha secara bersama-sama, anda harus berhati-hati sebelum memutuskan untuk mengajaknya bergabung, sebaiknya Anda kenali terlebih dahulu calon mitra usaha anda. Caranya Anda bisa cek terlebih dahulu latar belakang tentang dirinya, latar belakang pekerjaannya (pelajari kurikulum vitea dan track record), cari tahu reputasinya baik atau buruk selama ini (cek apakah yang tersebut pernah masuk dalam daftar pernah berhutang pada suatu bank atau melakukan tindakan penipuan dan kejahatan lainnya), kalau perlu minta referensi dari orang lain yang pernah menjalin hubungan bisnis dengannya.

Lakukan pendekatan-pendekatan diluar bisnis dengan cara Rekreasi bersama atau sekedar minum kopi bareng di warung. Hal ini bertujuan untuk membuktikan bahwa calon rekan bisnis yang Anda pilih apakah bisa dipercaya atau tidak. Supaya Anda tidak kecewa, pikirkan sekali lagi baik buruknya Mengapa Anda memilih dia sebagai rekan bisnis.

Menyunting pasangan lewat insting

Dalam menilai orang kita cenderung melihat dari sudut logika, penampilan trendy, bedak tata krama, namun justru hal ini bisa menipu. Oleh karena itu gunakan intuisi anda. Misalnya jika ada sesuatu yang tidak Anda sukai atau dari sudut impresi tidak menarik, tetap pertimbangkan calon mitra usaha anda, jangan hanya memvonis dari covernya saja.

Banyak pengusaha sukses karena menggunakan intuisi. Intuisi ini pada dasarnya adalah kesimpulan yang dibuat berdasarkan bukti-bukti yang dikumpulkan secara tidak sadar. Meningkatkan keterampilan mengumpulkan bukti-bukti, bisa meningkatkan kekuatan intisi anda. Yang dimaksudkan disini adalah sinyal-sinyal halus begitu kecil sehingga tidak terlihat. Caranya adalah dengan cara berikut:

Memperhatikan naluri anda

Apakah orang itu tampak membesar-besarkan prestasinya, tersenyum terlalu cerah atau terlalu cepat setuju dengan segala sesuatu yang anda katakan? Dalam keadaan seperti ini anda mungkin akan berpikir, "orang ini terlalu cerdik" atau "dia tampak tidak tulis."

Mendapatkan kesan Pertama dengan cepat ketika menemui seseorang

Anda bisa mendapatkan wawasan yang cepat ke dalam diri seseorang ketika Anda bertemu dengannya untuk pertama kalinya, apapun alasannya sebagai calon pelanggan, klien, atasan, karyawan maupun mitra usaha dengan dua cara utama yaitu melalui kesan audio visual langsung anda ketika anda pertama kali melihat, menemui, atau mendekati orang itu.

Dalam kedua hal itu Anda mendapatkan wawasan dengan mendengarkan suara batin Anda atau dengan memperhatikan setiap Citra spontan yang muncul ketika Anda bertemu. Ini akan memberi anda isyarat-isyarat mengenai orang itu.

Misalnya Ketika anda diperkenalkan dengan seorang mitra usaha baru, suara batin Anda menyebutkan kata ular atau anda melihat seekor ular melintas sesaat di depan mata batin anda. Wawasan itu penting sekali sebab itu adalah isyarat bahwa orang tersebut mungkin memiliki karakteristik yang Anda asosiasikan dengan ular, seperti; licik, licin, berbisa dan dingin.

Kehati-hatian dalam membina hubungan baru

Dapatkah anda seketika percaya pada rekan kerja baru anda? Cari tahu tentang hal ini dengan mengamati perilaku orang tersebut, perhatikan sifat-sifat yang anda hargai termasuk kejujuran, memperhatikan perasaan Anda, dan kebijaksanaannya dalam membicarakan orang lain. Sesudah itu, bercerita secara akrab dan perhatikan bagaimana dia merespon dan apakah dia membalas tanda-tanda persahabatan dari anda. Sedalam apa hubungan itu tergantung pada jenis hubungan.

Anda pasti menginginkan hubungan yang lebih kuat di dalam bermitra ketimbang hanya hubungan persahabatan di kantor. Dalam hubungan yang sangat dekat, tujuannya adalah dapat mengungkapkan visi, misi, keinginan anda yang terdalam, dan  mengizinkan orang lain mengenal diri anda yang sebenarnya.



Saturday, January 16, 2021

Konsep Amati, Tiru, Modifikasi dalam mencari Ide Usaha

January 16, 2021 0

Tahukah kamu bahwa banyak sekali merek dan bisnis di dunia ini yang berkembang dengan cara ATM alias amati, tiru, modifikasi. Istilah lain dari konsep amati, tiru, modifikasi ini adalah copycat. copycat merupakan salah satu cara untuk mempercepat menemukan ide usaha, bahkan untuk mengembangkan usaha yang telah ada.



Penting dicatat bahwa copycat berbeda dengan copy paste atau plagiat. copycat itu meniru kemudian memodifikasi sehingga produk hasil tiruan berbeda dengan produk yang ditiru.

Dulu saya Jepang mengalami kekalahan dalam perang dunia ke-2, kemudian ingin membangun kembali negaranya yang sudah luluh lantak karena perang bahkan di bom atom, jepang bangkit lagi karena banyak meniru apa yang dilakukan oleh negara-negara Eropa dan Amerika, lalu mereka memperbaiki effisiensi kerja dan mutu lewat memodifikasi dengan konsep Kaizen. Industri Tiongkok pun bangkit dengan copycat produk negara lain kemudian memodifikasinya menjadi produk yang berbeda. Terkadang 1, 2 kasus yang meniru lebih berhasil dari yang ditiru, karena peniru menggunakan jalan yang telah terbuka oleh inovator. Walaupun kebanyakan peniru tetap saja berada di belakang inovator, khususnya di bidang teknologi.

Cerita Louis Frederick dalam bukunya To Be the Boss, pertama kali ia membuka lembaga bimbingan belajar, banyak sekali copycat dari lembaga-lembaga sejenis yang tersebar di kota Bandung tempatnya membuka usaha. Dari mulai desain brosur cara promosi cara pembelajaran sampai tagline.

Kemudian Frederick memodifikasi nama bimbingan belajarnya terinspirasi dari tagline Joger. Ceritanya saat ia berada di Bali untuk mengerjakan pekerjaan STMIK Bandung Bali, ia mampir di toko kaos Joger. Di kaos itu tertulis "pabrik kata-kata Joger". Frederick langsung teringat lembaga bimbingan belajar yang dimilikinya. Dalam benaknya lembaga bimbingan belajar sudah sangat umum dipakai orang, kenapa tidak diganti saja dengan nama pabrik prestasi. Sesampainya di hotel ia segera membuat coretan-coretan untuk mengganti lembaga bimbingan belajar Salman Bandung menjadi Pabrik Prestasi Salman Bandung.

Sampai sekarang sama brosur dan alat-alat promosi sudah menggunakan nama Pabrik prestasi. Untuk menjadi suatu pembeda dengan lembaga-lembaga sejenis. Persepsi yang tertanam dalam kata pabrik prestasi adalah menciptakan banyak siswa berprestasi dan dibuktikan dengan prestasi nilai tinggi dalam ujian nasional.

Pengakuan Frederick, berkat copycat yang dilakukannya karena terinspirasi kaos Joger, akhirnya lembaga bimbingan belajar yang dimilikinya itu terasa berbeda dengan lembaga bimbingan belajar yang lain.

Rumus copycat untuk menyusun ide bisnis bisa dari manapun. Seperti Federick yang terinspirasi dari kaos Joger, tetapi Ingat jangan menjiplak brand atau merek perusahaan lain. Cobalah modifikasi sedikit, Kemudian ditambahkan dengan konsep yang kita punya untuk usaha kita.


Lihat juga Sumber Ide Untuk Memulai Bisnis


Saturday, September 5, 2020

Cara Menetapkan Harga Jual; Tujuan penetapan harga jual dan metode penetapan harga jual

September 05, 2020 0


Hari ini kita akan membicarakan salah satu elemen dalam bauran pemasaran atau Marketing Mix yaitu harga. Secara sederhana harga dapat didefinisikan sebagai sejumlah uang yang dibebankan untuk sebuah produk atau jasa. Secara lebih luas harga adalah keseluruhan nilai yang ditukarkan konsumen untuk mendapatkan keuntungan dari kepemilikan terhadap sebuah produk atau jasa.

Harga ini bukan hanya soal anda mendapatkan pemasukan, tetapi juga terkait dengan strategi bisnis menghadapi pesaing. Salah menetapkan harga akan berpengaruh pada pendapatan usaha anda.

Harga merupakan elemen dari bauran pemasaran yang bersifat fleksibel, di mana suatu saat harga stabil dalam waktu tertentu tetapi dalam seketika harga juga dapat meningkat (misalnya ketika permintaan banyak sementara persediaan terbatas, maka harga akan naik) atau menurun (misalnya produknya banyak di pasaran tetapi permintaan berkurang) harga juga merupakan satu-satunya elemen yang menghasilkan pendapatan dari penjualan, karena itu penting untuk menentukan penetapan harga.

Tujuan Penetapan Harga

Apa tujuan dari penetapan harga? Setidaknya ada lima tujuan penetapan harga yaitu:

Pertama untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dengan menetapkan harga yang kompetitif, maka usaha anda akan mendulang untung yang optimal. 

Kedua untuk mempertahankan perusahaan atau usaha dari margin keuntungan yang didapat, karena keuntungan perusahaan akan digunakan untuk biaya operasional perusahaan seperti untuk gaji atau upah karyawan untuk bayar tagihan listrik tagihan air pembelian bahan baku biaya produksi dan biaya lain-lainnya

Ketiga menggapai Return on Investement (ROI), perusahaan pasti menginginkan balik modal dari investasi yang ditanam pada perusahaan. Sehingga penetapan harga yang tepat akan mempercepat tercapainya model kembali.

Keempat menguasai pangsa pasar. Tujuan penetapan harga dengan menetapkan harga rendah dibandingkan produk pesaing dapat mengalihkan perhatian konsumen dari produk kompetitor yang ada di pasaran, khususnya untuk konsumen yang sensitif terhadap harga atau konsumen yang terpacu pada harga.

Lima mempertahankan status quo ketika perusahaan memiliki pasar tersendiri, maka perlu adanya pengaturan waktu yang tepat agar dapat tetap mempertahankan pangsa pasar yang ada.

Metode Penetapan Harga

Setelah kita mengetahui tujuan dari penetapan harga, maka sekarang kita akan membicarakan mengenai metode penetapan harga. Bagi anda pengusaha pemula mungkin ini perlu untuk mempelajari. Perusahaan menetapkan suatu harga dengan melakukan pendekatan pendapatan harga secara umum yaitu meliputi satu atau lebih di antara tiga perangkat perkembangan berikut ini:

1. Cost Based pricing atau penetapan harga berdasarkan biaya. Ada dua tipe yang pertama adalah cost- plus-pricing, penetapan harga biaya plus metode ini merupakan metode penelitian harga yang paling sederhana di mana metode ini menambahkan standar mark up terhadap biaya produk. Formula dari metode cost-plus-pricing adalah:

Biaya Total+Marjin= Harga Jual

Misalkan seorang pengusaha roti untuk memproduksi satu buah roti membutuhkan biaya total Rp. 1,500 untuk mendapatkan keuntungan sebanyak 20 % dari biaya total yang dikeluarkan adalah sebagai berikut:Harga Jual= Biaya Total + MarjinHarga jual= Rp. 1,500 + (20% x Rp. 1,500)Harga Jual= Rp. 1,500 + Rp. 300Harga Jual= Rp. 1,800
Kedua adalah Break even analysis and target profit pricing, analisis peluang pokok dan penetapan harga laba sasaran merupakan suatu metode yang digunakan perusahaan untuk menetapkan harga apakah akan break even atau membuat target laba yang akan dicari.

Contoh perhitungan harga menggunakan metode target profit pricing.

Pada metode target profit pricing yang menggunakan analisis titik impas, di mana perusahaan tidak akan memperoleh keuntungan dan kekurangan atas modal yang telah dikeluarkan.  Kita harus menetukan dulu harga pokok produk (HPP). perhitungan hpp ini meliputi biaya-biaya, yaitu biaya tetap dan biaya variabel. Rumus untuk menghitung hpp adlah biaya variabel dijumlah dengan biaya tetap lalu dibagi dengan jumlah produksi.

HPP=(Biaya tetap + biaya variabel)/jumlah produksi.

Setelah harga pokok produk didapat maka selanjutnya dapat melakukan perhitungan harga jual produk dengan presentasi keuntungan yang dinginkan melalui target profit pricing. Rumus untuk melakukan perhitungan tersebut adalah sebagai berikut:

Harga Jual= Harga Pokok Produk/(1-%laba)

Misalkan CV. Anu Saja membuat Roti tawar dengan biaya variabel total Rp. 15,000,000 dan biaya tetap total Rp, 50,000,000 menghasilkan produk roti tawar sebanyak 200,000 pcs, maka harga pokop produk per pcs nya adalah sebagai berikut:HPP= (Biaya variabel total+biaya tetap total)/jumlah produkHPP= (Rp. 15,000,000 + Rp. 50, 000,000)/200,000HPP= Rp. 65,000,000/200,000HPP= Rp. 325
Rekapitulasi untuk setiap target laba
Harga Pokok Produk (Rp)
Keuntungan
Harga Jual (Rp)
325
10 %
358
325
20 %
390


2. Value Based pricing. Yaitu penetapan harga berdasarkan nilai. metode ini menggunakan suatu persepsi nilai dari pembeli bukan dari penjualan untuk mendapat menetapkan suatu harga. Contoh tas Branded.

Perbedaan antara value based pricing dengan cost based pricing adalah dari titik mulainya penetapan harga. Jika pada cost based pricing penetapan harga dimulai dari produk, biaya produksi, harga produk, nilai produk, lalu konsumen. Pada value based pricing di mulai dari konsumen, nilai produk, harga produk, biaya produk, produk

3. Competition Based pricing. Penetapan harga berdasarkan persaingan. Ada dua metode pertama going rate pricing yaitu menetapkan harga berdasarkan harga yang berlaku, dimana perusahaan mendasarkan harganya pada harga pesaing dan kurang memperhatikan biaya dan permintaannya.  Perusahaan dapat mengenakan harga yang sama, lebih tinggi atau lebih rendah dari pesaing utamanya untuk mendapatkan pelanggan. Contoh dari going rate pricing adalah penetapan harga di ojek online, di mana persaingan harga terjadi perang harga, bahkan perusahaan ojek online itu membakar banyak uang untuk mendapatkan pelanggan.

Kedua sealled-bid-pricing, penetapan harga penawaran tertutup dimana perusahaan menetapkan pesaing dan bukan berdasarkan hubungan yang kaku atas biaya atau permintaan perusahaan. Dinmana perusahaan mendasarkan harganya pada perkiraan mereka mengenai bagaimana pesaing menetapkan harga, dan bukan pada biaya sendiri atau permintaan. Perusahaan ingin memenangkan kontrak, dan untuk memenangkannya diperlukan penetapan harga yang lebih rendah dari perusahaan lainnya. Dengan demikian, penetapan harga penawaran tertutup adalah penetapan harga berdasarkan pada pendapat perusahaan mengenai bagaimana penetapan harga pesaing dan bukan pada biaya perusahaan atau permintaan digunakan ketika perusahaan mengajukan tender. Namun, perusahaan tidak dapat menetapkan harganya di bawah suatu level tertentu. Perusahaan tidak dapat menetapkan harga di bawah biaya tanpa mengancam posisinya. Sebaliknya, semakin tinggi perusahaan menetapkan harga di atas biaya, semakin kecil kemungkinan memperoleh kontrak. 

Oke sekian tulisan kali ini semoga bermanfaat. Silahkan menetapkan harga sesuai dengan kondisi usaha anda sat ini. Semoga sukses.