Catatan Ahmad Yunus Sukardi

Blog untuk menampung catatan cerita, mimpi, dan semua hal yang ingin Ahmad Yunus bagikan lewat tulisan.

Showing posts with label Prakarya. Show all posts
Showing posts with label Prakarya. Show all posts

Wednesday, August 16, 2023

Membuat gerobak untuk angkut limbah serabut kelapa di pasar

August 16, 2023 0

Ada satu peralatan yang saya butuh kan dalam usaha pengolahan limbah sabut kelapa yaitu gerobak. Gerobak ini digunakan sebagai alat pengangkut limbah sabut kelapa dari para pelaku usaha kelapa parut. Gerobak ini muatnya lebih banyak dibandingkan dengan hanya menggunakan gendakan di motor. Gerobak ini nantinya ditarik menggunakan sepeda motor.

Gerobak ini rangkanya terbuat dari plat besi. Dimensi gerobaknya memiliki panjang 150 cm, dengan lebar 60 cm, dan tinggi 50 cm. Saya meminta kepada salah satu kerabat saya yang memiliki usaha pengelasan yaitu Mang Ikin alias Sodikin. Besinya kita beli sendiri dari toko besi tidak jauh dari tempat kami tinggal. Pembuatan rangka untuk gerobak angkut ini sendiri tidaklah, lama terhitung cepat untuk diselesaikan.

Pekerjaan membuat gerobak angkut ini menjadi lama karena masalah di bannya. Ban yang hendak kami gunakan adalah ban seperti ban becak.  Sayangnya ban sejenis ini tidak ada di toko-toko sepeda di sekitar kami. Jadi kami harus berburu ban bekas ke berbagai tempat. Selain itu ternyata harganya juga tidaklah murah. Total butuh waktu satu mingguan dari pembuatan rangka sampai dipasang bannya. 

Gerobak yang sudah setengah jadi ini belum bisa digunakan karena bagian bawah dan Sisinya akan kami tambahkan pembatas dari bambu. Material bambu dipilih dan digunakan karena stoknya banyak di rumah. Lagi pula kami berpikiran bahwa sabut kelapa itu tidaklah berat-berat amat jadi menggunakan bambu cukup kuat untuk menahannya.

Kapasitas gerobak ini dapat menampung sabut kelapa sebanyak 12 karung ukuran 50 kilo. Gerobak ini digunakan untuk mengangkut sabut kelapa dari pasar Sepatan. Untuk saat ini hanya sekali balik dulu. Sambil menunggu mesin datang. Hitung-hitung menabung bahan sabut kelapa.




Tuesday, December 27, 2022

Cerita membuat gantungan kunci dari Resin

December 27, 2022 0
Minggu ke 2 di bulan Desember ini, saya melakukan uji coba membuat gantungan kunci epoxy resin. Resin sendiri dipilih karena memiliki berbagai kelebihan untuk cinderamata. Resin ini mempunyai sifat mudah mengeras dan memiliki bobot yang begitu ringan sehingga menjadikannya bahan yang amat disukai banyak orang untuk membuat beragam benda. Resin diketahui banyak dijadikan berbagai macam kerajinan tangan yang pada nantinya memiliki nilai seni dan juga seni.

Pada gantungan kunci ini saya menggunakan stiker kupu-kupu ukuran kecil sebagai bahan utama. Resin yang digunakan berjenis UPR. Saya juga menggunakan serbuk gerjaji yang sudah diayak halus sebagai material tambahan. Untuk proses pembuatannya bisa dilihat pada video di bawah ini:



Hasil pembuatan resin ini cukup memuaskan hasil cetaknya, meski harus difinishing lagi dengan amplas. Yah namanya juga percobaan pertama, jadi ada beberapa hal yang menjadi catatan untuk perbaikan ke depannya. 

Gantungan kunci resin adalah pengembangan untuk cinderamata di Taman Kupu-kupu Sukardi. Setelah ada tampelan magnet. Tentu juga cindera mata yang lain akan kami luncurkan di tahun 2023.

Rencananya pada tahun 2023, pembuatan gantungan kunci kupu-kupu akan dimasukan ke itenary study tour di Taman kupu-kupu Sukardi. Jadi sebelum belajar mengenai metamorfosis dan perikehidupan kupu-kupu, anak-anak sekolah akan membuat gantungan kunci dari resin. Nanti gantungan kunci ini boleh dibawa pulang sebagai cinderamata.


Sunday, May 8, 2022

Cerita membuat pot tanaman dari Galon Bekas PET

May 08, 2022 0


Sampah galon sekali pakai menjadi salah satu sampah plastik yang banyak disetorkan oleh nasabah kepada bank Sampah Gintung mesra. Hal ini membuat saya terpikirkan sebuah ide untuk menjadikannya sebagai pot tanaman.

Dalam Hirarki Proses pengelolaan sampah, ide untuk mengubah galon menjadi pot tanaman disebut sebagai recycle. Recycle berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat.

Alat dan Bahan

Untuk membuat pot tanaman dari galon ini alat yang dibutuhkan adalah:

  1. Pisau cutter, untuk memotong galon 
  2. Kuas untuk mengecat
  3. Solder untuk melubangi bagian bawah sebagai alur keluar air, biar tidak tergenang (genangan air dapat menyebabkan busuk akar).
  4. Lem tembak digunakan untuk melem tutup botol pada pembuatan pot susun.
Adapun bahan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:

  1.  Galon PET sekali pakai 
  2. Cat kiloan sebagai pewarna agar tampilan pot lebih menarik.

Proses pembuatan pot tanaman dari Galon Bekas PET

Pada praktiknya saya membuat dua jenis pot tanaman, yaitu yang berukuran besar memanfaatkan bagian bawah dan pot susun.

Proses pembuatan pot bagian bawah galon dapat dilihat di video berikut ini.




Proses pembuatan pot susun dari galon bekas, material yang digunakan adalah sisa dari pembuatan pot tanaman di atas, untuk detailnya   dapat dilihat pada video di bawah ini.



Pot-pot ini lebih banyak digunakan untuk tanaman hias, bukan untuk tanaman buah karena material galon dari PET.  Pot-pot galon ini, kemudian ditempatkan di taman kupu-kupu sukardi.

Sunday, February 27, 2022

Dokumentasi Video Playground dari Ban bekas

February 27, 2022 0

Sebelumnya Ssaya pernah bercerita tentang Mewujudkan Ide Membangun Playground Dari Ban Bekas, dimana saya bercita mulai dari ide sampai pendanaannya. Kali ini saya ingin berbagi dokumentasinya, terutama videonya. Sudah menjadi kebiasaan saya untuk mendokumentasikan sesuatu yang saya but. Dokumentasi ini semoga bemanfaat untuk mereka yang ingin membuat playground dari ban bekas.

Tempat duduk zebra dan Jerapah dari Ban bekas

Salah satu sarana bermain yang kami buat untuk playground adalah tempat duduk menyerupai hewan zebra dan jerapah. Menggunakan ban bekas dan pipa paralon sebagai materialnya.



Halang Rintang dari ban bekas

Permainan yang mengasah motorik kasar anak dengan cara merangkak melewati ban. halang rintang yang saya buat terdiri dari 4 ban bekas dengan jarak tertentu. video pembuatannya dapat anda lihat di sini.



Lempar Gelang ban bekas

permainan yang mengasah motorik kasar dan konsentrasi anak. Dengan cara melemparkan gelang ke dalam botol dari jarak terntentu. Permainan lempar gelang yang saya buat menggunakan ban truck besar, botol beling sirup bekas, dan slang sebagai gelangnya. video proses pembuatannya dapat anda lihat di video berikut ini.




Monday, November 15, 2021

Ngomporin Emak-Emak Zaman Now

November 15, 2021 0
Ngomporin Emak-Emak Zaman Now


Belakangan ini saya sedang fokus untuk mengembangkan proyek mengolah sampah plastik menjadi ecobrick. Karena hal ini adalah hal baik yang harus disebarluaskan. Masalahnya ecobrick ini barang baru dan masih asing di sebagian masyarakat di lingkungan saya.

Saya ingin mengajak orang lebih banyak untuk terlibat aktif mengolah sampah plastik dan sampah anorganik yang sulit diurai atau didaur ulang untuk diubah menjadi ekobrik. Satu hal yang sulit itu adalah mendeliver gagasan kita kepada masyarakat luas.

Berbekal pengalaman bank sampah yang hanya sekali rapat langsung Go on. Bagaimana ibu-ibu dengan bekal karung dan buku tabungan, mau memilah sampah dan menabung sampah. Maka saya ingin melibatkan kembali ibu-ibu dalam mendeliver gagasan ecobrick ini. Alhamdulillah ada komunitas ibu-ibu yang mau diajak kerjasama untuk membuat pelatihan ecobrick pertama kali di taman kupu-kupu Sukardi.

Lumayan seru, karena sampah plastik yang mereka bawa ketika dijadikan ecobrick ternyata kurang. Padahal itu sampah plastik kalau dibiarkan menumpuk atau menimbun di tanah terlihat besar. Pelatihan ini juga memberikan wawasan baru pada ibu-ibu tersebut bahwa sampah plastik ternyata bisa diubah menjadi ecobrick. Ecobrick sendiri bisa diubah menjadi furniture seperti kursi atau atau meja, selain tentunya bisa dijadikan sebagai bata untuk bahan bangunan.


kegiatan pelatihan ecobrick ini telah dimuat di situs Beranda Inspirasi. jika ingin membaca liputannya dapat baca di https://berandainspirasi.id/ketika-emak-emak-sukadiri-bergerak-ubah-sampah-plastik-jadi-ecobrick/