Saturday, October 3, 2020

#

Mengenal Bunga matahari (Helianthus annuus L.)

 


Bunga matahari (Helianthus annuus L.) adalah tumbuhan semusim dari suku kenikir-kenikiran (Asteraceae) yang populer, baik sebagai tanaman hias maupun tanaman penghasil minyak. Bunga tumbuhan ini sangat khas: besar, biasanya berwarna kuning terang, dengan kepala bunga yang besar (diameter bisa mencapai 30 cm). Bunga ini sebetulnya adalah bunga majemuk, tersusun dari ratusan hingga ribuan bunga kecil pada satu bongkol. Bunga Matahari juga memiliki perilaku khas, yaitu bunganya selalu menghadap / condong ke arah matahari atau heliotropisme. Orang Prancis menyebutnya tournesol atau "pengelana Matahari". Namun, sifat ini disingkirkan pada berbagai kultivar baru untuk produksi minyak karena memakan banyak energi dan mengurangi hasil.

Bunga matahari merupakan tumbuhan terna semusim yang berasal dari Amerika Tropik bagian utara (Meksiko), tinggi 3m sampai 5m tergantung varietasnya. Daun tunggal lebar. Batang biasanya ditumbuhi rambut kasar, tegak, jarang bercabang. Buahnya bertipe buah kurung (achene). Buah kering berdinding agak keras dan tak terlalu tebal ini sering disangka 'biji' bunga Matahari, karena memang tidak dapat dengan mudah dibedakan. Biji yang sesungguhnya terletak di dalam, terlindung oleh buah yang serupa tempurung.

Bunga matahari menyukai tanah yang subur dan hangat. Tumbuhan ini menyukai suasana yang cerah. Mengingat asalnya, tumbuhan ini cocok tumbuh pada tempat dengan iklim subtropik. Di daerah tropika hasilnya tinggi jika ditanam pada dataran tinggi. Saat ini beberapa jenis varietas tanaman bunga matahaari yang sudah dikembangkan di Indonesia, sudah dapat tumbuh di dataran rendah.

Perkembangbiakan bunga matahari dilakukan melalui penyerbukan alami dengan bantuan serangga atau penyerbukan buatan oleh manusia.

Manfaat bunga matahari

Bagian bunga matahari yang mempunyai peran penting dalam bidang kesehatan adalah bijinya. Biji bunganya tidak hanya bisa diolah menjadi camilan, namun biji berwarna kehitaman tersebut juga memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap untuk mengatasi berbagai macam penyakit.

Dikutip dari Rimbakita.com Berikut ini adalah beberapa khasiat biji bunga matahari, antara lain:

  • Menurunkan Kadar Kolesterol – Biji bunga matahari mengandung pitosterol yang berkhasiat baik untuk menurunkan kadar kolesterol. Oleh sebab itu bagi para penderita kolesterol disarankan untuk mengonsumsi biji bunga matahari secara rutin.
  • Menyehatkan Sistem Saraf – Kandungan lain di dalam biji bunga matahari adalah zat magnesium dengan jumlah yang tinggi. Zat tersebut mampu merefleksi otot yang mengalami kram dan mampu menyehatkan sistem saraf, sehingga penyakit seperti hipertensi tidak mudah menyerang.
  • Anti Infalamasi – Biji bunga matahari juga mengandung vitamin E dalam jumlah besar. Vitamin E berperan dalam proses pelarutan lemak dan sebagai antioksidan. Kandungan ini mampu mencegah radikal bebas masuk ke dalam tubuh.
  • Mencegah Penyakit Kardiovaskuler – Vitamin E yang terkandung di dalam biji bunga matahari juga efektif untuk mencegah munculnya penyakit kardiovaskuler seperti serangan jantung. Beberapa penelitian juga membuktikan bahwa orang yang mengonsumsi vitamin E memiliki ketahanan tinggi terhadap penyakit kardiovaskuler.
  • Mencegah Kanker – Selanium adalah salah satu zat yang terkandung di dalam biji bunga matahari. Zat ini mempunyai peran penting dalam memperbaiki DNA yang rusak dan membunuh sel abnormal, sehingga perkembangan sel kanker menjadi terhambat.

 Catatan Pribadi

Saya menanam bunga matahari dari biji. Biji yang saya tanam adalah Kanigara dari IPB, harganya murah dan satu bungkusnya lebih banyak daripada merek lain. Benih Bunga Matahari Kanigara IPB mempunyai banyak bunga dalam satu tanaman mahkota bunga berwarna orange, terdiri satu bunga utama berukuran besar dan bunga lainya berukuran kecil 

6 dari 10 biji yang saya semai berhasil tumbuh, namun hanya tiga tanaman yang berhasil tumbuh besar. Bunga matahari ini saya tanam di taman kupu-kupu sukardi sebagai pohon nectar untuk makanan kupu-kupu.



No comments:

Post a Comment

Follow by Email